<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8223">
 <titleInfo>
  <title>Praktik Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) :</title>
  <subTitle>Memadukan Kepentingan Ibadah, Bisnis dan Negara</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aep Saepuloh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;263 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian iru dilatarbelakangi oleh fenomena semakin suburnya &#13;
Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang dikenal ONH Plus dengan &#13;
menawarkan berbagai paket perjalanan ibadah haji dengan pelayanan fasilitas yang &#13;
memanjakan jemaah. Kelahiran PIHK dilatarbelakangi keinginan untuk membantu &#13;
para jemaah agar bisa melaksanakan ibadah dengan benar dan nyaman, dalam &#13;
aspek ritual dan teknis perjalanannya serta tidak berorientasi kepada keuntungan &#13;
semata karena masalah ibadah bukan merupakan komoditas. Namun dalam &#13;
perkernbangannya, PIHK sebagai lembaga bisnis dituntut bersaing dan mencari &#13;
keuntungan agar dapat tetap bertahan dan melayani jemaah dengan maksimal serta &#13;
sekaligus memenuhi tuntutan negara. &#13;
&#13;
Ritual ibadah merupakan kegiatan komunitas ijamaahi, anti struktur yang &#13;
mengintegarsikan masyarakat. Posisi liminality dalam tahapan ritual yang &#13;
digambarkan Turner (1974) sebagai suatu keadaan seseorang lepas dari tuntutan &#13;
struktur sosial dan antribut yang berkaitan dengan hierarki dan status sosial. Namun &#13;
dalam ritual ibadah haji, kondisi seperti itu tidak sepenuhnya relevan, karena dalam &#13;
ritual ibadah haji yang dipraktikan oleh PIHK masih menggunakan atribut-atribut &#13;
tersebut sehingga starata sosial tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. &#13;
&#13;
Tujuan Penelitian ini adalah menjelaskan praktik PIHK dalam memadukan &#13;
kepentingan ibadah, bisnis dan negara. Selain itu penelitian ini ingin menjelaskan &#13;
kaitan praktik PlHK terhadap hilangnya rasa kesamarataan dalam proses ritual haji &#13;
dan justeru memunculkan citra kelas sosial dalam ibadah haji. &#13;
&#13;
Penelitian menggunakan metode kualitatif. Satuan analisisnya sejumlah &#13;
PIHK yang ada di Kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui &#13;
pengamatan, wawancara mendalarn dan studi dokumentasi. Penentuan informan &#13;
dilakukan secara purposif. &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini bahwa praktik PIHK mampu memadukan kepentingan &#13;
ibadah, bisnis dan negara. PIHK berhasil menjalankan bisnisnya dengan baik &#13;
sehingga terus berkembang. namun tetap melayani bimbingan ritual ibadah haji &#13;
sesuai syariat dengan maksimal dan sekaligus rnernenuhi tuntutan pemerintah. Hal &#13;
ini karena PIHK tetap berkomitmen terhadap tujuan awal pendiriannya dan &#13;
memegang teguh etika bisnis islami. Selain itu hasil penelitian ini adalah bahwa &#13;
praktik PIHK menghilangkan kesamarataan dalam proses ritual haji, khususnya &#13;
dalam tahap liminality, dan justeru memunculkan citra kelas sosial.</note>
 <note type="statement of responsibility">Saepuloh Aep</note>
 <subject authority="">
  <topic>Praktik, PIHK, Ibadah/Ritual, Liniinality, Negara,</topic>
 </subject>
 <classification>362.508 6 Aep p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>362.508 6 Aep p/R.17.478.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">02091</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8223</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-17 13:38:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>