Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh penambahan rumput laut (Eucheuma cottonii) pada pembuatan bakso puyuh terhadap sifat fisik dan akseptabilitas


PENGARUH PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA
PEMBUATAN BAKSO PUYUH TERHADAP SIFAT FISIK DAN
AKSEPTABILITAS

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR001867Skr.6369Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6369
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 85 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    641.66
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGARUH PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA
    PEMBUATAN BAKSO PUYUH TERHADAP SIFAT FISIK DAN
    AKSEPTABILITAS

    Fatmah Nur Anggraini

    vii

    ABSTRAK

    Rumput laut adalah sumber hidrokoloid karagenan yang dapat menyerap
    dan menangkap air sehingga menghasilkan tekstur yang kompak, meningkatkan
    rendemen, daya ikat air, juiceness, dan kemampuan potong bakso. Daging puyuh
    mengandung protein yang tinggi tetapi kadar lemak yang rendah sehingga membuat
    puyuh direkomendasikan sebagai makanan rendah lemak.Tujuan dari penelitian
    adalah untuk mengetahui pengaruh dan persentase penambahan rumput laut
    (Eucheuma cottonii) terhadap sifat fisik (DIA, susut masak dan keempukan) terbaik
    dan akseptabilitas (warna, rasa, aroma, kekenyalan dan total penerimaan) bakso
    puyuh yang paling disukai. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan
    Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P
    0
    (0%),
    P
    1
    (5%), P
    2
    (10%) dan P
    3
    (15%). Analisis sidik ragam digunakan untuk mengetahui
    pengaruh penambahan rumput laut terhadap sifat fisik bakso puyuh dan dilanjutkan
    uji Duncan, sedangkan uji Kruskal Wallis digunakan untuk mengetahui
    akseptabilitas bakso puyuh yang dilanjut dengan uji Man Whitney untuk
    mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    penambahan bubur rumput laut 10% menghasilkan sifat fisik terbaik dengan nilai
    DIA 43,54%, susut masak 9,77%, keempukan 108,80mm/g/10 detik dan
    akseptabilitas dengan skala numerik pada total peneriamaan yaitu 2 (agak suka).

    Kata Kunci: rumput laut, karagenan, bakso puyuh, sifat fisik, akseptabilitas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi