Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Evaluasi pejantan sapi perah berdasarkanproduksi susu keturunannya di PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) Pangalengan


EVALUASI PEJANTAN SAPI PERAH BERDASARKAN PRODUKSI
SUSU KETURUNANNYA DI PT ULTRA PETERNAKAN BANDUNG
SELATAN (UPBS) PANGALENGAN
...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR001861Skr.6363Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6363
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 55 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.214 2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EVALUASI PEJANTAN SAPI PERAH BERDASARKAN PRODUKSI
    SUSU KETURUNANNYA DI PT ULTRA PETERNAKAN BANDUNG
    SELATAN (UPBS) PANGALENGAN





    Aliva Rachma Delia



    ABSTRAK
    Penggunaan pejantan pada peternakan sapi perah terkadang diabaikan
    karena fungsinya dianggap hanya sekedar mengawini betina. Pejantan memiliki
    pengaruh yang besar, karena berpotensi memiliki keturunan lebih banyak dari
    betina. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pejantan yang digunakan di PT
    Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS) Pangalengan. Penelitian menggunakan
    metode Contemporary Comparison (CC), yaitu dengan mengumpulkan catatan
    produksi susu laktasi pertama dari 832 ekor betina efektif keturunan pejantan
    terseleksi pada tahun 2014-2017. Pejantan yang digunakan sebanyak 16 ekor,
    terdiri dari pejantan (straw) asal World Wide Sire (USA) sebanyak 9 ekor, Balai
    Inseminasi Buatan (BIB) Lembang 5 ekor, dan Australia 2 ekor. Hasil penelitian
    menunjukkan rataan produksi susu laktasi pertama terkoreksi lama laktasi 305
    hari, 2x pemerahan setara dewasa sebesar 7.624,76 ± 1.366,81 kg. Nilai CC
    pejantan berada di rentang -2.269,03 kg sampai 2.761,12 kg. Sebanyak 7 ekor
    pejantan dengan persentase sebesar 43,75% memiliki total nilai CC positif. Nilai
    CC ketujuh pejantan secara berurutan: 3.416,23 kg (Jenny S Trump; USA); 2.761,
    12 kg (O.S. Elmer; USA); 1.906,26 kg (L. Jet Bowser; USA); 1.334,27 kg (S.
    Gypsy B.; IDN); 734,73 (C. Starlight; IDN); 299,05 kg (Brasilia; AUS); dan
    62,09 kg (Gold Lyn Dickey; USA).


    Kata Kunci: pejantan sapi perah, contemporary comparison, produksi susu
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi