Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengaruh penambahan starter bakteri asal ayam petelur pada media batu bara lignit terhadap gas metana (CH4) dan karbondioksida (CO20 dalam pembentukan biogas


PENGARUH PENAMBAHAN STARTER BAKTERI ASAL AYAM
PETELUR PADA MEDIA BATU BARA LIGNIT TERHADAP GAS
KARBONDIOKSIDA (CO
2
) ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR001852Skr.6355Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6355
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 57 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    628.746
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGARUH PENAMBAHAN STARTER BAKTERI ASAL AYAM
    PETELUR PADA MEDIA BATU BARA LIGNIT TERHADAP GAS
    KARBONDIOKSIDA (CO
    2
    ) DAN METANA (CH
    ) DALAM
    PEMBENTUKAN BIOGAS

    Lisda Nora

    ABSTRAK
    xii
    4
    Gas Metana Batu Bara (GMB) dapat dioptimalkan melalui penambahan
    konsorsium mikroorganisme asal ekskreta ayam petelur. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengetahui produksi gas metana dan karbondioksida pada hari ke 28
    dengan penambahan mikroorganisme asal ekskreta ayam petelur pada berbagai
    konsentrasi starter yang disimpan pada suhu yang sama. Penelitian ini dilakukan
    dengan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas
    empat perlakuan (P0 = Batu bara + 0% Starter bakteri ekskreta ayam petelur, P1
    = Batu bara + 5% Starter bakteri ekskreta ayam petelur, P2 = Batu bara + 10%
    Starter bakteri ekskreta ayam petelur dan P3 = Batu bara + 15% Starter bakteri
    ekskreta ayam petelur) dengan 5 kali ulangan, sehingga diperoleh 20 unit
    percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada P0 rata-rata produksi gas
    karbondioksida terendah yaitu 13,68% dan tertinggi P3 yaitu 31,85%. Hasil
    penelitian pada P0 rata-rata produksi gas metana terendah yaitu sebesar 0,092%
    dan dan tertinggi P3 yaitu 18,96%. Semakin tinggi konsentrasi starter yang
    ditambahkan pada media, semakin tinggi konsentrasi CH
    .
    Kata kunci : batu bara, ekskreta ayam petelur, karbondioksid, metana
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi