<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8196">
 <titleInfo>
  <title>PEMENUHAN HAK-HAK ANAK PASCA REUNIFIKASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURLIANA CIPTA APSARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;276 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak dititipkan di panti asuhan karena orang tua tidak mampu &#13;
menyekolahkan mereka. Ketika anak tinggal di panti asuhan, mereka &#13;
mendapatkan hak pendidikan,: namun tidak mendapatkan hak perlindungan dan &#13;
hak partisipasi sehingga rentan mendapatkan perlakuan salah dari pengasuh dan &#13;
pengurus panti asuhan. Untuk melindungi anak yang rentan terse but, Save the &#13;
Children melalui Program Pusat Dukungan Anak dan Keluarga (PDAK) &#13;
memulangkan anak yang tinggal di panti asuhan kepada keluarganya ­ &#13;
reunifikasi- agar anak mendapatkan pengasuhan berbasis keluarga. Penelitian &#13;
terdahulu menunjukkan bahwa anak yang di reunifikasi masuk kembali ke panti &#13;
asuhan jika orang tua masih tidak mampu secara ekonomi untuk memenuhi hak­ &#13;
hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keadaan pemenuhan hak anak &#13;
dan menginvestigasi keberadaan anak setelah di reunifikasi. Rights Based &#13;
Approach digunakan untuk melihat peran pemerintah sebagai duty-holder untuk &#13;
melindungi pemenuhan hak warganya. &#13;
&#13;
Penelitian dilakukan secara sekuensial dengan pendekatan kuantitatif dan &#13;
kualitatif. Data diperoleh dari anak-anak serta orang-orang yang terlibat langsung &#13;
dengan proses reunifikasi dan pengasuhan anak. Fokus penelitian ini adalah &#13;
pemenuhan hak untuk bertahan hidup dan berkembang; hak untuk mendapatkan &#13;
perlindungan serta hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang &#13;
berkaitan dengan kehidupan mereka. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menemukan bahwa setelah di reunifikasi, ada anak remaja &#13;
yang tidak melanjutkan pendidikannya dan memilih bekerja karena orang tua &#13;
tidak mampu secara ekonomi. Selain itu, masih ada kekerasan yang dialami oleh &#13;
anak balita karena orang tua tidak mengetahui cara lain selain memberikan &#13;
hukuman fisik agar anak mengikuti aturannya. Penelitian juga menemukan orang &#13;
tua anak-anak yang di reunifikasi masih tetap tidak mampu secara ekonomi. &#13;
Meski begitu, semua anak yang di reunifikasi tidak kembali ke pengasuhan &#13;
berbasis panti asuhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kekuatan dari orang &#13;
tua untuk bekerja lebih keras dalam rangka memenuhi hak anak, serta adanya &#13;
resiliensi yang dimiliki anak, sehingga anak tetap bertahan dalam pengasuhan &#13;
berbasis keluarga. Kekuatan orang tua serta resiliensi anak didukung oleh &#13;
hadimya pekerja sosial PDAK Save the Children dengan menggunakan model &#13;
manajemen kasus yang telah membantu orang tua mencapai akses yang &#13;
diperlukan untuk memenuhi hak anak, serta membantu anak memahami keadaan &#13;
orang tua. Model manajemen kasus dapat menjadi model percontohan pelayanan &#13;
langsung kepada anak dan keluarga untuk menjamin pengasuhan berbasis &#13;
keluarga setelah anak di reunifikasi. Dengan model ini, pemberi pelayanan dapat &#13;
mengsinergikan kebijakan-kebijakan serta program-program jaminan sosial yang &#13;
telah dilaksanakan oleh pemerintah sehingga dapat mengatasi keterbatasan akses &#13;
orang tua dalam memenuhi hak anak.</note>
 <note type="statement of responsibility">NURLIANA CIPTA APSARI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Hak Anak, Reunifikasi, Perkembangan Anak</topic>
 </subject>
 <classification>362 Nur p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>362 Nur p/R.17.468.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">02064</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8196</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-17 09:41:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>