INTERPRETASI KEBIJAKAN SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN Di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang
Kebijakan sosial dan program pelayanan telah banyak dilakukan oleh
pemerintah. Meskipun suatu kebijakan sosial telah dirancang dengan baik, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 02063 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 362 Muh i/R.17.464.2Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik vii,;157 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 362 Muh iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab FEDRYANSYAH MUHAMMAD -
Kebijakan sosial dan program pelayanan telah banyak dilakukan oleh
pemerintah. Meskipun suatu kebijakan sosial telah dirancang dengan baik, tidak
berarti pelaksanaannya akan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Keberhasilan
suatu kebijakan dilihat dari bagaimana kebijakan tersebut dapat diwujudkan
menjadi pedoman yang lebih aplikatif untuk menjadi panduan dalam
implementasi kebijakan terse but. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan
gambaran tentang interpretasi kebijakan Peraturan Bupati Sumedang No. 12/2013
oleh aparat pemerintah daerah terkait.
Pene!itian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Adapun informan dari penelitian adalah aparat yang terkait langsung dengan
interpretasi kebijakan, yang berjumlah 11 orang. Fokus penelitian ini adalah
pemahaman aparat pemerintah mengenai kebijakan serta nilai dan kriteria yang
muncul dari pilihan implementasi kebijakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman aparat pemerintah
mengenai kebijakan dilihat dari pemahaman mengenai masalah sosial yang
menjadi sasaran dari kebijakan, tujuan dari kebijakan, serta regulasi lain yang
terkait dengan kebijakan. Selain itu, pada aspek pilihan implementasi terdapat
nilai-nilai dan kriteria yang muncul dari aspek-aspek pilihan. Adapun nilai-nilai
yang muncul adalah equality dan equity, sedangkan krireria yang muncul adalah
effectiveness dan efficiency. Ketika menginterpretasikan kebijakan tersebut, aparat
pemerintah juga memahami kendala dalam implementasi kebijakan. Adapun
kendala dalam implementasi antara lain kondisi sosial budaya masyarakat,
kebijakan pendukung, serta ketersediaan fasilitas pendukung.
Penelitian ini merekomendasikan beberapa hal antara lain pelibatan dinas
teknis lain dalam implementasi kebijakan, penyusunan peraturan pendukung, serta
memaksimalkan pelibatan rnasyarakat dan pihak swasta dalam implementasi
kebijakan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






