Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Tingkah laku perkawinan entok (Cairina moschata) yang dikandangkan


TINGKAH LAKU PERKAWINAN ENTOK (Cairina moschata) YANG
DIKANDANGKAN



Silfani Sabila Bilqisti

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR001772Skr.6278Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6278
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 57 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.597
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • TINGKAH LAKU PERKAWINAN ENTOK (Cairina moschata) YANG
    DIKANDANGKAN



    Silfani Sabila Bilqisti

    ABSTRAK

    Penelitian telah dilakukan di kandang Local Duck Breeding Center Fakultas
    Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor pada bulan Januari-Februari 2019.
    Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkah laku perkawinan entok (Cairina
    moschata) jantan dan betina serta karakteristik kuantitatif perkawinan. Entok yang
    digunakan sebagai objek penelitian adalah entok lokal yang diambil dari Kabupaten
    Kuningan sebanyak 7 ekor, terdiri dari 1 ekor jantan dan 6 ekor betina dan
    dipelihara dalam kandang postal dengan lebar 1x 3 meter. Kandang dilengkapi bak
    air, bak pakan, sarang, 2 buah lampu LED 15 watt, serta perangkat CCTV dengan
    1 buah kamera (resolusi 3 MP). Metode penelitian yang digunakan adalah metode
    deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan pola tingkah laku entok dalam
    proses perkawinan terdiri dari tahap pengejaran oleh jantan, perayuan, jantan naik
    ke atas betina, jantan dan betina saling mendekatkan ekor, penetrasi jantan serta
    tingkah laku setelah kawin (post-coital display). Rataan frekuensi kawin harian
    entok jantan adalah 6,14 ± 0,69 kali, sedangkan untuk betina 1,02 ± 0,33 kali per
    hari. Rata-rata durasi untuk setiap proses perkawinan yang terjadi adalah 117,64 ±
    14,41 detik. Entok lebih dominan untuk melakukan perkawinan di siang menuju
    sore hari dan di area yang lebih dekat dengan sumber air.

    Kata kunci : entok, tingkah laku, perkawinan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi