Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Evaluasi genetik produksi susu sapi perah friesian holstein di BBPTU HPT Baturarraden.


EVALUASI GENETIK PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FRIESIAN
HOLSTEIN DI BBPTU HPT BATURRADEN

Erinne Dwi Nanda
vi

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    THS00314636.214 2 Eri e ThsPerpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636.214 2 Eri e Ths
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 99 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.214 2
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EVALUASI GENETIK PRODUKSI SUSU SAPI PERAH FRIESIAN
    HOLSTEIN DI BBPTU HPT BATURRADEN

    Erinne Dwi Nanda
    vi


    ABSTRAK

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurva produksi susu yang paling
    tepat untuk digunakan dalam evaluasi genetik, pembuatan faktor koreksi lama
    laktasi ke 305 hari, serta untuk menduga nilai parameter genetik dan nilai
    pemuliaan produksi susu sapi perah dengan menggunakan model regresi random.
    Catatan produksi susu yang dianalisis berasal dari sapi perah di BBPTU HPT
    Baturraden yang berasal dari 200 ekor pejantan, 629 ekor induk dan 1.169 ekor
    betina yang memiliki catatan produksi susu berdasarkan test day sebanyak 17.830
    catatan pada periode laktasi 1, 2, 3, dan 4 dari tahun 2006 sampai 2018. Hasil
    penelitian menunjukkan bahwa kurva yang paling tepat untuk digunakan dalam
    evaluasi mutu genetik sapi perah yaitu kurva produksi susu Ali-Schaeffer dengan
    nilai korelasi (r) sebesar 0,9989, 0,9993, 0,9996, dan 0,9986 dan standar error (se)
    sebesar 0,17, 0,14, 0,09, dan 0,19 untuk masing-masing periode laktasi 1, 2, 3,
    dan 4. Faktor koreksi yang dibuat dengan menggunakan pendekatan persamaan
    regresi Ali-Schaeffer menggunakan catatan test day memiliki tingkat keakuratan
    yang tinggi untuk mengkoreksi produksi kumulatif 305 hari. Model regresi
    random tidak dapat digunakan untuk menduga nilai parameter genetik dan nilai
    pemuliaan karena catatan test day yang dianalisis berasal dari ternak yang
    dipelihara pada keadaan lingkungan yang cenderung stabil serta model sangat
    sensitif terhadap perubahan parameter yang diamati. Sebagai alternatif catatan
    produksi susu dianalisis dengan menggunakan fixed regression test day model dan
    diperoleh nilai heritabilitas sebesar 0,45 ±0,01 dengan nilai pemuliaan sapi
    pejantan yang berkisar antara -5,90 sampai dengan +5,62 dan nilai pemuliaan sapi
    betina yang berkisar antara -11,61 sampai dengan +11,07.

    Kata kunci: Kurva Produksi susu, Faktor Koreksi, Parameter Genetik, Sapi
    Perah
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi