
Text
Perubahan bobot badan dan status fisiologis sapi sumba ongole jantan akibat transportasi menggunakan kapal tol lalut dari Pulau Sumba ke Pelabuhan Tanjung Priok.
PERUBAHAN BOBOT BADAN DAN STATUS FISIOLOGIS SAPI SUMBA ONGOLE KARENA PENGARUH PERJALANAN MENGGUNAKAN KAPAL TOL LAUT DARI PULAU SUMBA
KE ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan SKR001628 Skr.6193 Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil Skr.6193Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang., 2018 Deskripsi Fisik xii, 49 hlm.: ilus.; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636.2Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Pardoling Sinaga -
PERUBAHAN BOBOT BADAN DAN STATUS FISIOLOGIS SAPI SUMBA ONGOLE KARENA PENGARUH PERJALANAN MENGGUNAKAN KAPAL TOL LAUT DARI PULAU SUMBA
KE PELABUHAN TANJUNG PRIOK
PARDOLING SINAGA
ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Pulau Sumba dan pelabuhan Tanjung Priok, sejak tanggal 26 Oktober 2018 – 31 Oktober 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perjalanan menggunakan kapal tol laut dari Pulau Sumba ke pelabuhan Tanjung Priok terhadap penyusutan bobot badan dan status fisiologis sapi Sumba Ongole, serta mengetahui penyusutan bobot badan ternak sapi Sumba Ongole setelah transportasi. Objek penelitian adalah sapi Sumba Ongole jantan, berwarna putih atau hitam sebanyak empat puluh ekor. Peubah yang diamati adalah penyusutan bobot badan, temperatur rektal, frekuensi pernafasan, dan denyut nadi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan cara survey. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan purposive sampling, yaitu sapi Sumba Ongole jantan dipilih berdasarkan ciri-ciri telinga utuh dan tidak robek, berumur dua tahun sampai dua setengah tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh karena perjalanan menggunakan kapal tol laut dari Pulau Sumba ke pelabuhan Tanjung Priok sangat berpengaruh terhadap susut bobot badan ternak dan status fisiologis dengan penyusutan 14,58 kg dan rata-rata persen penyusutan 4,83%, rata-rata peningkatan temperatur rektal sebesar 0,940C, rata-rata peningkatan frekuensi pernafasan sebesar 16,93 kali/menit, dan rata-rata peningkatan denyut nadi sebesar 10,24 kali/menit.
Kata kunci: Denyut nadi, frekuensi pernafasan, bobot badan, Sumba Ongole, temperatur rektal -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






