Detail Cantuman

Image of STABILISASI FIBRONEKTIN PADA SERUM OTOLOGUS DALAM SEDIAAN SERBUK BEKU-KERING Menggunakan Liprotektan Sukrosa

 

STABILISASI FIBRONEKTIN PADA SERUM OTOLOGUS DALAM SEDIAAN SERBUK BEKU-KERING Menggunakan Liprotektan Sukrosa


Serum otologus digunakan sebagai obat tetes mata terhadap kelainan permukaan
bola mata, seperti penyakit dry eye, karena serum otologus ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007063572 Mer s/R.14.181Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    572 Mer s/R.14.181
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,; 72 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    572
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2015
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Serum otologus digunakan sebagai obat tetes mata terhadap kelainan permukaan
    bola mata, seperti penyakit dry eye, karena serum otologus mengandung faktor
    pertumbuhan seperti EGF, TGF -~, vitamin A, dan fibronektin, namun sediaan
    dalam bentuk cairan mudah rusak, dan hanya stabil selama satu bulan pada
    penyimpanan suhu 4°C. Serum otologus dibuat dalam bentuk sediaan kering
    melalui proses liofilisasi. Dalam tahapan liofilisasi protein mengalami stress
    denaturation, karena itu dilakukan penambahan lioprotektan sukrosa sebagai
    stabilisator protein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kestabilan
    kadar dan karakter fibronektin pada serum otologus kering yang telah
    ditambahkan sukrosa, dan disimpan pada suhu 4°C. Penelitian ini dilakukan studi
    komparatif dan uji non klinis pada sampel darah dari tiga orang, pengambilan
    darah 100 mL pada setiap sampel, dibekukan, sentrifugasi pada 5000 g Cl 0
    menit), dan diperoleh serum sebanyak 20 mL. Sampel serum diencerkan, dan
    sebagian sampel serum ditambahkan sukrosa 60 mM. Pengukuran kestabilan
    kadar fibronektin menggunakan metode ELISA, dan karakter fibronektin
    menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukan, bahwa kadar fibronektin yang
    disimpan pada suhu 4°C selama lima bulan lebih stabil dibandingkan pada suhu
    ruang, dengan penurunan sebesar :5 73,7% (kadar fibronektin ~ 53,6 ug/ml.).
    Karakter fibronektin menunjukkan pola penurunan persen luas area sejalan
    dengan persen penurunan kadar fibronektin dengan metode ELISA. S impul an,
    sediaan serbuk serum otologus dengan lioprotektan sukrosa mempertahankan
    kadar fibronektin hingga lima bulan pada suhu simpan 4°C, dan karakter
    fibronektin sebelum dan tiga bulan sesudah liofilisasi terjadi perbedaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi