<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7753">
 <titleInfo>
  <title>STABILISASI FIBRONEKTIN PADA SERUM OTOLOGUS DALAM SEDIAAN SERBUK BEKU-KERING Menggunakan Liprotektan Sukrosa</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mervina Rondonuwu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,; 72  hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serum otologus digunakan sebagai obat tetes mata terhadap kelainan permukaan &#13;
bola mata, seperti penyakit dry eye, karena serum otologus mengandung faktor &#13;
pertumbuhan seperti EGF, TGF -~, vitamin A, dan fibronektin, namun sediaan &#13;
dalam bentuk cairan mudah rusak, dan hanya stabil selama satu bulan pada &#13;
penyimpanan suhu 4°C. Serum otologus dibuat dalam bentuk sediaan kering &#13;
melalui proses liofilisasi. Dalam tahapan liofilisasi protein mengalami stress &#13;
denaturation, karena itu dilakukan penambahan lioprotektan sukrosa sebagai &#13;
stabilisator protein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kestabilan &#13;
kadar dan karakter fibronektin pada serum otologus kering yang telah &#13;
ditambahkan sukrosa, dan disimpan pada suhu 4°C. Penelitian ini dilakukan studi &#13;
komparatif dan uji non klinis pada sampel darah dari tiga orang, pengambilan &#13;
darah 100 mL pada setiap sampel, dibekukan, sentrifugasi pada 5000 g Cl 0 &#13;
menit), dan diperoleh serum sebanyak 20 mL. Sampel serum diencerkan, dan &#13;
sebagian sampel serum ditambahkan sukrosa 60 mM. Pengukuran kestabilan &#13;
kadar fibronektin menggunakan metode ELISA, dan karakter fibronektin &#13;
menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukan, bahwa kadar fibronektin yang &#13;
disimpan pada suhu 4°C selama lima bulan lebih stabil dibandingkan pada suhu &#13;
ruang, dengan penurunan sebesar :5 73,7% (kadar fibronektin ~ 53,6 ug/ml.). &#13;
Karakter fibronektin menunjukkan pola penurunan persen luas area sejalan &#13;
dengan persen penurunan kadar fibronektin dengan metode ELISA. S impul an, &#13;
sediaan serbuk serum otologus dengan lioprotektan sukrosa mempertahankan &#13;
kadar fibronektin hingga lima bulan pada suhu simpan 4°C, dan karakter &#13;
fibronektin sebelum dan tiga bulan sesudah liofilisasi terjadi perbedaan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Mervina Rondonuwu</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fibronektin, Liofilisasi, Serum Otologus, Sukrosa.</topic>
 </subject>
 <classification>572</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>572 Mer s/R.14.181</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007063</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>572 Mer s/R.14.181</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7753</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 02:38:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-01 15:20:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>