
Text
Pengaruh level glutathione terhadap kualitas semen, Fragmentasi DNA dan kadar Malondialdehyde (MDA) pada sperma sexing domba lokal post-thawed.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level glutathione terhadap kualitas sperma, fragmenasi DNA dan kadar malondialdehyde (MDA) sperma ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan THS00313 636.3 Yus p Ths Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia THS00319 636.3 Yus p Ths Perpustakaan Fakultas Peternakan Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PeternakanJudul Seri -No. Panggil 636.3 Yus p ThsPenerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang., 2018 Deskripsi Fisik xv, 106 hlm.: ilus.; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636.3Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Annisaa Yusrina -
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level glutathione terhadap kualitas sperma, fragmenasi DNA dan kadar malondialdehyde (MDA) sperma sexing domba lokal post-thawed serta konsentrasi glutathione yang tepat. Proses pemisahan sperma X dan Y dilakukan dengan menggunakan metode kolom bovine serum albumin (BSA). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan level glutathione (GSH) yaitu 0 mM (P0), 2,5 mM (P1), dan 5 mM (P2), yang masing-masing ditambahkan 2 kali yaitu sebelum dan setelah proses sexing. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah enam ejakulat dari satu ekor Domba Lokal dengan motilitas spermatozoa ≥ 70%. Pengencer pada masing yang digunakan adalah tris aminomethane yang mengandung 10 % kuning telur dan 5 % gliserol. Hasil menunjukkan bahwa level glutathione pada semen sexing Domba Lokal post-thawed berpengaruh terhadap kualitas semen dan fragmentasi DNA sperma, namun tidak berpengaruh terhadap kadar MDA seminal plasma. Kualitas semen dengan penambahan 2,5 mM GSH sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan setelah proses sexing terdiri dari persentase membran plasma utuh (MPU) fraksi atas dan fraksi bawah (42,75% ±2,09% dan 40,67% ±2,32%), dan persentase motilitas sperma fraksi atas dan fraksi bawah (40,03% ±2,21% dan 36,61% ±2,40%). Persentase fragmentasi DNA sperma fraksi atas dan fraksi bawah (12,33% ±2,11% dan 13,83% ±1,89%) sedangkan pada kadar MDA seminal fraksi atas dan fraksi bawah (13,10 ±2,30 μM /ml dan 14,39 ±2,82 μM /ml), sedangkan perlakuan lainnya menunjukan hasil lebih rendah. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan 2,5 mM GSH sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan setelah proses sexing merupakan konsentrasi yang baik dalam menghasilkan kualitas semen, fragmentasi DNA dan kadar MDA seminal.
Kata Kunci: glutathione, domba lokal, sexing sperma, kriopreservasi -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






