Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

HUBUNGAN ANTARA USIA OPERASI TERHADAP DISFUNGSI VELOFARINGEAL PADA PASIEN PASCA PALATOPLASTI


HUBUNGAN ANTARA USIA OPERASI TERHADAP
DISFUNGSI VELOFARINGEAL PADA PASIEN
PASCA PALATOPLASTI
ABSTRAK
Pendahuluan: Celah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th - 1018617.605 Ras HSekeloa (Bedah Mulut)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.605 Ras H
    Penerbit PPDGS Bedah Mulut FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160121180012
    Klasifikasi
    617.605
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • HUBUNGAN ANTARA USIA OPERASI TERHADAP
    DISFUNGSI VELOFARINGEAL PADA PASIEN
    PASCA PALATOPLASTI
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Celah palatum dapat menimbulkan berbagai gangguan tumbuh
    kembang, salah satu gangguan tersebut adalah gangguan berbicara. Palatoplasti
    untuk menutup celah palatum dan mengurangi resiko gangguan bicara penderita
    celah palatum. Usia dilakukannya operasi berpengaruh pada kemampuan bicara
    yang dihasilkan oleh penderita celah palatum. Tujuan: penelitian ini untuk
    hubungan antara usia dilakukannya operasi terhadap kemampuan bicara pasca
    palatoplasti. Metode: Sample penelitian adalah semua penderita celah palatum di
    Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran
    Bandung yang dilakukan palatoplasti. penelitian ini hanya dilakukan pengamatan
    dan pengukuran dengan intervensi terhadap variabel penelitian kemudian dilakukan
    analisa. Selanjutnya dilakukan uji perbedaan dan uji korelasi. Teknik pengambilan
    sampel Consecutive Sampling pasien pasca palatoplasti yang telah memenuhi
    kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 28
    (68,29%) dan kategori usia 18 bulan - 24 bulan sebanyak 31 (75,61%). Artikulasi
    terbanyak pada kategori ringan 34 (82,92%), Pada kategori hipernasalitas terbanyak
    dengan kategori berat 21 (51,22%), nasal emisi udara terbanyak pada kategori nilai
    terendah dengan jumlah 19 (46,34%) dan kategori kemampuan bicara terbanyak
    pada kelompok cukup mampu 22 (53,66%). Terdapat korelasi antara usia operasi
    dengan artikulasi, hipernasalitas, nasal emisi dan kemampuan bicara (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi