
Thesis
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan yang Mengandung Gluten dan Kasein terhadap Indeks Karies serta Massa Tubuh pada Anak Gangguan Spektrum Autisme
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan yang Mengandung Gluten dan Kasein
terhadap Indeks Karies serta Massa Tubuh pada Anak Gangguan Spektrum
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th - 1010 617.64 Sep H Sekeloa (Kedokteran Gigi Anak) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.64 Sep HPenerbit PPDGS IKGA FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xv. 88 hlm; ilus ; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160421200004Klasifikasi 617.64Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Hanifah Septianti (Author) -
Hubungan Frekuensi Konsumsi Pangan yang Mengandung Gluten dan Kasein
terhadap Indeks Karies serta Massa Tubuh pada Anak Gangguan Spektrum
Autisme
Hanifah Septianti – 160421200004
ABSTRAK
Diet bebas gluten dan kasein merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan
untuk memperbaiki gejala serta berkontribusi pada perjalanan penyakit yang lebih
baik pada gangguan spektrum autisme (GSA). Selektivitas makanan yang lebih
tinggi pada anak GSA membatasi mereka dari asupan protein yang berperan dalam
pemeliharaan kesehatan rongga mulut serta berkontribusi pada indeks massa tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara frekuensi konsumsi
pangan yang mengandung gluten dan kasein terhadap indeks karies serta massa
tubuh pada anak GSA di Yayasan Biruku Indonesia.
Metode penelitian analitik dilakukan dengan pemeriksaan indeks karies
DMFT/deft, pengukuran tinggi badan, dan berat badan pada 29 anak GSA, serta
teknik wawancara menggunakan Food Frequency Questionnaire pada orang
tua/pengasuh. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan
Spearman’s Rank Correlation.
Hasil penelitian menunjukkan frekuensi konsumsi pangan yang mengandung
gluten dan kasein pada anak GSA adalah ‘rendah’ (Rata-rata = 206), indeks deft
‘sedang’ (Rata-rata = 3,62), indeks DMFT ‘rendah’ (Rata-rata = 2) dan indeks
massa tubuh ‘normal’ (Rata-rata = 21,5). Hubungan frekuensi konsumsi pangan
yang mengandung gluten dan kasein dengan indeks deft tidak signifikan (p-value =
0,2474), hubungan dengan indeks DMFT dan massa tubuh signifikan (p-value =
0,0070 dan 0,0066).
Simpulan penelitian adalah tidak terdapat hubungan frekuensi konsumsi pangan
yang mengandung gluten dan kasein dengan indeks deft pada anak GSA, sedangkan
terdapat hubungan frekuensi konsumsi pangan yang mengandung gluten dan kasein
terhadap indeks DMFT serta massa tubuh pada anak GSA. Semakin tinggi
frekuensi konsumsi pangan yang mengandung gluten dan kasein, maka indeks
DMFT dan massa tubuh pada anak GSA semakin meningkat.
Kata kunci : Gangguan Spektrum Autisme, Diet Bebas Gluten dan Kasein,
Karies, DMFT/deft, Food Frequency Questionnaire (FFQ), Indeks
Massa Tubuh
v
Correlation of Frequency of Gluten and Casein Containing Foods Consumption
with Caries and Body Mass Index in Children with Autism Spectrum Disorder
Hanifah Septianti – 160421200004
ABSTRACT
Gluten-free casein-free diet is one way to improve symptoms and contribute to
a better disease course in autism spectrum disorder (ASD). Higher food selectivity
in ASD children limits their intake of protein, which plays a role in maintaining
oral health and contributes to body mass index. This study aims to analyze the
correlation between the frequency of gluten and casein containing foods
consumption on caries and body mass index in ASD children at Yayasan Biruku
Indonesia.
The analytical research method was carried out by examining the DMFT/deft
caries index, measuring height, and weighing weight in 29 GSA children, as well
as interview techniques using the Food Frequency Questionnaire for
parents/caregivers. The data collected was then analyzed using Spearman's Rank
Correlation.
The results showed that the frequency of gluten and casein containing foods in
ASD children was 'low' (Mean = 206), the deft index was 'moderate' (Mean = 3.62),
the DMFT index was 'low' (Mean = 2) and the body mass index was 'normal' (Mean
= 21.5). The correlation between frequency of gluten and casein containing foods
consumption with deft index was not significant (p-value = 0.2474), the correlation
with DMFT and body mass index was significant (p-value = 0.0070 and 0.0066).
Conclusions of this study are there is no correlation between the frequency of
gluten and casein containing foods and the deft index in GSA children, while there
are correlations between the frequency of gluten and casein containing foods
consumption on the DMFT and body mass index in GSA children. The higher the
frequency of gluten and casein containing foods consumption, the higher the DMFT
and body mass index in GSA children.
Keywords : Autism Spectrum Disorder, Gluten-Free Casein-Free Diet, Caries
DMFT/deft, Food Frequency Questionnaire (FFQ), Body Mass Index -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






