
Thesis
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI ORAL SISTEM STOMATOGNATI DENGAN PERILAKU MAKAN (PICKY EATER) PADA ANAK STUNTING
Hubungan Antara Fungsi Oral Sistem Stomatognati dengan Perilaku Makan
(Picky Eater)Pada Anak Stunting
Wita Puspitasari 160421200009
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th - 1014 617.64 Pus H Sekeloa Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.64 Pus HPenerbit PPDGS IKGA FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xvi. 117 hlm; ilus ; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160421200009Klasifikasi 617.64Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab WITA PUSPITASARI (Author) -
Hubungan Antara Fungsi Oral Sistem Stomatognati dengan Perilaku Makan
(Picky Eater)Pada Anak Stunting
Wita Puspitasari 160421200009
ABSTRAK
Stunting merupakan dampak dari tidak terpenuhinya gizi pada 1.000 hari
pertama kehidupan anak dan dapat berlanjut pada usia prasekolah karena asupan
gizi yang tidak adekuat untuk kejar tumbuh. Asupan gizi yang tidak adekuat
diantaranya disebabkan oleh hambatan pada perkembangan fungsi oral dan perilaku
makan picky eating. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran
fungsi oral pada anak stunting, mengetahui gambaran perilaku makan pada anak
stunting, menganalisis perbedaan fungsi oral sistem stomatognati pada anak
stunting dan non-stunting, menganalisis perbedaan perilaku makan pada anak
stunting dan non-stunting, dan menganalisis hubungan antara fungsi oral sistem
stomatognati dengan perilaku makan (picky eater) pada anak stunting.
Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional,
dilakukan pada 73 anak stunting dan 74 anak non-stunting sebagai kontrol di
Posyandu cakupan Puskesmas Caringin, Kelurahan Margahayu Utara dan Babakan
Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Fungsi oral sistem
stomatognati dinilai menggunakan Mouth Rinsing Functional Test (MRF-T) yang
ekefektifannya telah diuji oleh Ogawa, dan perilaku makan anak dinilai
menggunakan kuesioner Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ)
dikembangkan dan divalidasi pertama kali oleh Wardle (Spearman Brown = 0,792).
Hasil penelitian dianalisis statistik dengan uji parametrik independence t-test, uji
non parametrik Mann Whitney dan korelasi rank Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan terdapat perbedaan fungsi oral
sistem stomatognati pada anak stunting dan non-stunting yaitu p-value = 0,001;
terdapat perbedaan perilaku makan pada anak stunting dan non-stunting yaitu pvalue food approach, food avoidant dan food fussiness secara berturut-turut 0,041,
0,001, dan 0,001; dan tidak terdapat hubungan antara fungsi oral sistem
stomatognati dengan perilaku makan pada anak stunting yaitu p-value fungsi oralfood approach, fungsi oral-food avoidant dan fungsi oral-food fussiness secara
berturut-turut 0,016, 0,228, dan 0,198.
Simpulan penelitian adalah gambaran fungsi oral pada anak stunting mayoritas
berada pada kategori simetri, gambaran perilaku makan pada anak stunting adalah
food avoidant atau menghindari makanan dan berdasarkan food fussiness mayoritas
masuk pada kategori pilih-pilih makanan, terdapat perbedaan fungsi oral sistem
stomatognati pada anak stunting dan non-stunting, terdapat perbedaan perilaku
makan pada anak stunting dan non-stunting, serta tidak terdapat hubungan antara
fungsi oral sistem stomatognati dengan perilaku makan (picky eater) pada anak
stunting.
Kata Kunci: Stunting, fungsi oral, perilaku makan anak, anak prasekolah.
v
Relationship Between the Oral Functions of the Stomatognative System with
Eating Behaviour (Picky Eater) in Stunting Children
Wita Puspitasari 160421200009
ABSTRACT
Stunting is the impact of non-fulfillment of nutrition in the first 1,000 days of a
child's life and can continue at preschool age due to inadequate nutritional intake
to catch up with growth. Inadequate nutritional intake is caused by, among other
things, obstacles to the development of oral function and picky eating behavior. The
purpose of this study was to describe the oral function of stunted children, to know
the description of eating behavior in stunted children, to analyze the differences in
the function of the stomatognathic oral system in stunted and non-stunting children,
to analyze the differences in eating behavior in stunted and non-stunting children,
and to analyze the relationship between stomatognathic oral system function and
eating behavior (picky eater) in stunted children.
This type of analytic observational study with a cross-sectional design, was
conducted on 73 stunted children and 74 non-stunting children as controls at the
Posyandu coverage of the Caringin Health Center, Margahayu Utara Village and
Babakan Ciparay, Babakan Ciparay District, Bandung City. The oral function of
the stomatognathic system was assessed using the Mouth Rinsing Functional Test
(MRF-T) whose effectiveness was tested by Ogawa, and children's eating behavior
was assessed using the Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ)
questionnaire developed and first validated by Wardle (Spearman Brown = 0.792).
The results of the study were analyzed statistically by parametric independence ttest, Mann Whitney non-parametric test and Spearman's rank correlation.
The results showed that there were differences in the oral function of the
stomatognathic system in stunted and non-stunting children, namely p-value =
0.001; there are differences in eating behavior in stunted and non-stunting children,
namely the p-values of food approach, food avoidant, and food fussiness
respectively 0.041, 0.001, and 0.001; and there is no relationship between the oral
function of the stomatognathic system and the eating behavior of stunted children,
namely the p-values of the oral-food approach function, the oral-food avoidant
function and the oral-food fussiness function respectively 0.016, 0.228, and 0.198.
The study concludes that the majority of stunted children's oral function is in the
symmetry category, the eating behavior description of stunted children is food
avoidant, and based on food fussiness the majority fall into the picky food category,
there are differences in the oral function of the stomatognathic system in stunted
children and non-stunting, there are differences in eating behavior in stunted and
non-stunting children, and there is no relationship between the oral function of the
stomatognathic system and eating behavior (picky eaters) in stunted children.
Keywords: Stunting, oral function, eating behavior of children, preschoolers. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






