Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

Evaluasi Pola Radiograf dengan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dalam Proses Penyembuhan Abses Alveolar


EVALUASI POLA RADIOGRAF DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL
GROWTH FACTOR (VEGF) DALAM PROSES PENYEMBUHAN ABSES
ALVEOLAR
1

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th - 986616.0757 Asy ESekeloa (Radiologi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.0757 Asy E
    Penerbit PPDGS Radiologi Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    iv, 13 hlm; ilus ; 29x21 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160821200006
    Klasifikasi
    616.0757
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • EVALUASI POLA RADIOGRAF DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL
    GROWTH FACTOR (VEGF) DALAM PROSES PENYEMBUHAN ABSES
    ALVEOLAR
    1
    Ichda Nabiela Amiria Asykarie, 2Lusi Epsilawati, 2Azhari
    1PPDGS Radiologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran, Bandung Indonesia
    2Departemen Radiologi Oral dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran, Bandung
    Indonesia
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Abses alveolar merupakan lesi inflamasi yang paling sering terjadi pada tulang alveolar
    mandibula maupun maksila. Pemeriksaan radiograf merupakan pemeriksaan penunjang yang paling
    sering dilakukan oleh dokter gigi untuk membantu mendiagnosis, merencanakan perawatan bahkan
    mengevaluasi proses penyembuhan abses. Perubahan pola radiograf pada proses penyembuhan abses
    ini dapat dianalisis nilainya dengan melakukan image processing pada radiograf digital. Proses
    penyembuhan abses alveolar sangat erat kaitannya dengan proses angiogenesis dan osteogenesis,
    dimana Vaskular Endothelial Growth Factor (VEGF) merupakan growth factor angiogenik paling kuat
    yang dapat menstimulasi terjadinya angiogenesis. Oleh karena itu, adanya sekresi VEGF dalam fase
    penyembuhan sangatlah penting pada proses regenerasi tulang. Penelitian ini bertujuan untuk
    mengetahui apakah terdapat korelasi antara jumlah partikel, luas partikel dan fraktal dimensi terhadap
    kadar VEGF pada proses penyembuhan abses alveolar. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan
    30 ekor tikus wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan perlakuan,
    kemudian dibagi menjadi tiga kelompok time series. Masing-masing sampel tikus wistar dievaluasi nilai
    pola radiograf dan kadar VEGF pada hari ke-5, 14 dan 21. analisa data dilakukan menggunakan SPSS
    25 dengan uji Kruskal-wallis dan uji korelasi spearman. Hasil: Nilai rerata VEGF terendah pada hari
    ke-21 dan tertinggi pada hari ke-14. Nilai jumlah dan luas partikel tertinggi pada hari ke-21, dan nilai
    fractal dimension tertinggi pada hari ke-5. analisis statistik menunjukkan tidak ada korelasi yang
    signifikan antara pola radiograf dengan VEGF, hanya menunjukkan korelasi antara jumlah partikel dan
    VEGF di hari ke-14. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya perubahan jumlah partikel, luas
    partikel, dan dimensi fraktal pada proses penyembuhan abses. Namun, tidak ada korelasi yang
    signifikan antara pola radiografi ini dan kadar VEGF dalam proses penyembuhan abses.
    Kata Kunci : Proses penyembuhan abses, vascular endothelial growth factor, pola radiograf
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi