
Thesis
Evaluasi Pola Radiograf dengan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) dalam Proses Penyembuhan Abses Alveolar
EVALUASI POLA RADIOGRAF DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL
GROWTH FACTOR (VEGF) DALAM PROSES PENYEMBUHAN ABSES
ALVEOLAR
1
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th - 986 616.0757 Asy E Sekeloa (Radiologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 616.0757 Asy EPenerbit PPDGS Radiologi Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik iv, 13 hlm; ilus ; 29x21 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160821200006Klasifikasi 616.0757Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ICHDA NABIELA AMIRIA ASYKARIE (Author) -
EVALUASI POLA RADIOGRAF DENGAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL
GROWTH FACTOR (VEGF) DALAM PROSES PENYEMBUHAN ABSES
ALVEOLAR
1
Ichda Nabiela Amiria Asykarie, 2Lusi Epsilawati, 2Azhari
1PPDGS Radiologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran, Bandung Indonesia
2Departemen Radiologi Oral dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran, Bandung
Indonesia
ABSTRAK
Pendahuluan: Abses alveolar merupakan lesi inflamasi yang paling sering terjadi pada tulang alveolar
mandibula maupun maksila. Pemeriksaan radiograf merupakan pemeriksaan penunjang yang paling
sering dilakukan oleh dokter gigi untuk membantu mendiagnosis, merencanakan perawatan bahkan
mengevaluasi proses penyembuhan abses. Perubahan pola radiograf pada proses penyembuhan abses
ini dapat dianalisis nilainya dengan melakukan image processing pada radiograf digital. Proses
penyembuhan abses alveolar sangat erat kaitannya dengan proses angiogenesis dan osteogenesis,
dimana Vaskular Endothelial Growth Factor (VEGF) merupakan growth factor angiogenik paling kuat
yang dapat menstimulasi terjadinya angiogenesis. Oleh karena itu, adanya sekresi VEGF dalam fase
penyembuhan sangatlah penting pada proses regenerasi tulang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah terdapat korelasi antara jumlah partikel, luas partikel dan fraktal dimensi terhadap
kadar VEGF pada proses penyembuhan abses alveolar. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan
30 ekor tikus wistar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan perlakuan,
kemudian dibagi menjadi tiga kelompok time series. Masing-masing sampel tikus wistar dievaluasi nilai
pola radiograf dan kadar VEGF pada hari ke-5, 14 dan 21. analisa data dilakukan menggunakan SPSS
25 dengan uji Kruskal-wallis dan uji korelasi spearman. Hasil: Nilai rerata VEGF terendah pada hari
ke-21 dan tertinggi pada hari ke-14. Nilai jumlah dan luas partikel tertinggi pada hari ke-21, dan nilai
fractal dimension tertinggi pada hari ke-5. analisis statistik menunjukkan tidak ada korelasi yang
signifikan antara pola radiograf dengan VEGF, hanya menunjukkan korelasi antara jumlah partikel dan
VEGF di hari ke-14. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya perubahan jumlah partikel, luas
partikel, dan dimensi fraktal pada proses penyembuhan abses. Namun, tidak ada korelasi yang
signifikan antara pola radiografi ini dan kadar VEGF dalam proses penyembuhan abses.
Kata Kunci : Proses penyembuhan abses, vascular endothelial growth factor, pola radiograf -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






