Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

Korelasi Kadar Prealbumin Serum Dengan Penyembuhan Luka Paska Labioplasti Berdasarkan Kadar FGF-2 Saliva Dan Skala Reeda


KORELASI KADAR PREALBUMIN SERUM DENGAN
PENYEMBUHAN LUKA PASKA LABIOPLASTI
BERDASARKAN KADAR FGF-2 SALIVA DAN
SKALA REEDA

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th - 970617.605 Sep KSekeloaTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.605 Sep K
    Penerbit PPDGS Bedah Mulut FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 95 hlm; ilus ; 21x30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160121190001
    Klasifikasi
    617.605
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KORELASI KADAR PREALBUMIN SERUM DENGAN
    PENYEMBUHAN LUKA PASKA LABIOPLASTI
    BERDASARKAN KADAR FGF-2 SALIVA DAN
    SKALA REEDA
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Celah bibir dan/langit-langit (CB±L) adalah kelainan kongenital
    yang mengenai area orofasial, sering menimbulkan masalah kesulitan makan
    menyebabkan status gizi menjadi buruk. Penatalaksanaan celah bibir (CB)
    membutuhkan prosedur operasi dan proses penyembuhan luka. Salah satu faktor
    yang mempengaruhi proses penyembuhan luka adalah status gizi. Pemeriksaan
    status gizi menggunakan prealbumin menghasilkan penilaian yang lebih tepat dan
    objektif. Pada sisi lain faktor pertumbuhan seperti FGF-2 dapat mempercepat dan
    menginduksi penyembuhan luka. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk melihat
    korelasi kadar prealbumin serum dengan penyembuhan luka yang dinilai dengan
    FGF-2 saliva dan skala reeda. Metode: Penelitian dilakukan pada 29 pasien dengan
    kasus CB±L satu sisi yang dilakukan prosedur labioplasti. Subjek pada penelitian
    ini adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pemilihan subjek penelitian
    dilakukan dengan teknik non probability sampling yang berjenis purposive
    sampling untuk memenuhi tujuan penelitian. Pengambilan sampel darah sebelum
    labioplasti dilakukan untuk menilai kadar prealbumin, kemudian dilakukan
    pengambilan sampel saliva 5 hari setelah labioplasti untuk menilai kadar FGF-2
    dan dilakukan pengukuran skala Reeda pada hari ke 7 setelah labioplasti. Data yang
    terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil : Hasil
    penelitian menunjukkan adanya korelasi yang positif kuat dan signifikan antara
    kadar prealbumin serum dan FGF-2 saliva serta menunjukkan adanya korelasi
    negatif kuat dan signifikan antara prealbumin serum dan skala Reeda pada pasien
    yang dilakukan labioplasti. Nilai koefisien korelasi prealbumin serum dan FGF-2
    saliva r = 0.862 (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi