
Thesis
Korelasi Kadar Prealbumin Serum Dengan Penyembuhan Luka Paska Labioplasti Berdasarkan Kadar FGF-2 Saliva Dan Skala Reeda
KORELASI KADAR PREALBUMIN SERUM DENGAN
PENYEMBUHAN LUKA PASKA LABIOPLASTI
BERDASARKAN KADAR FGF-2 SALIVA DAN
SKALA REEDA
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th - 970 617.605 Sep K Sekeloa Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.605 Sep KPenerbit PPDGS Bedah Mulut FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xvi, 95 hlm; ilus ; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160121190001Klasifikasi 617.605Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab rani septikasari (Author) -
KORELASI KADAR PREALBUMIN SERUM DENGAN
PENYEMBUHAN LUKA PASKA LABIOPLASTI
BERDASARKAN KADAR FGF-2 SALIVA DAN
SKALA REEDA
ABSTRAK
Pendahuluan: Celah bibir dan/langit-langit (CB±L) adalah kelainan kongenital
yang mengenai area orofasial, sering menimbulkan masalah kesulitan makan
menyebabkan status gizi menjadi buruk. Penatalaksanaan celah bibir (CB)
membutuhkan prosedur operasi dan proses penyembuhan luka. Salah satu faktor
yang mempengaruhi proses penyembuhan luka adalah status gizi. Pemeriksaan
status gizi menggunakan prealbumin menghasilkan penilaian yang lebih tepat dan
objektif. Pada sisi lain faktor pertumbuhan seperti FGF-2 dapat mempercepat dan
menginduksi penyembuhan luka. Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk melihat
korelasi kadar prealbumin serum dengan penyembuhan luka yang dinilai dengan
FGF-2 saliva dan skala reeda. Metode: Penelitian dilakukan pada 29 pasien dengan
kasus CB±L satu sisi yang dilakukan prosedur labioplasti. Subjek pada penelitian
ini adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pemilihan subjek penelitian
dilakukan dengan teknik non probability sampling yang berjenis purposive
sampling untuk memenuhi tujuan penelitian. Pengambilan sampel darah sebelum
labioplasti dilakukan untuk menilai kadar prealbumin, kemudian dilakukan
pengambilan sampel saliva 5 hari setelah labioplasti untuk menilai kadar FGF-2
dan dilakukan pengukuran skala Reeda pada hari ke 7 setelah labioplasti. Data yang
terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil : Hasil
penelitian menunjukkan adanya korelasi yang positif kuat dan signifikan antara
kadar prealbumin serum dan FGF-2 saliva serta menunjukkan adanya korelasi
negatif kuat dan signifikan antara prealbumin serum dan skala Reeda pada pasien
yang dilakukan labioplasti. Nilai koefisien korelasi prealbumin serum dan FGF-2
saliva r = 0.862 (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






