Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

Korelasi Antara Kadar Prealbumin Serum dan Kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) Saliva dengan Penyembuhan Luka Pasca Palatoplasti


KORELASI ANTARA KADAR PREALBUMIN SERUM DAN
KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR
(VEGF) SALIVA DENGAN PENYEMBUHAN LUKA
PASCA ...

  • Tidak ada salinan data

  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.605
    Penerbit PPDGS Bedah Mulut FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160121190008
    Klasifikasi
    617.605
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KORELASI ANTARA KADAR PREALBUMIN SERUM DAN
    KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR
    (VEGF) SALIVA DENGAN PENYEMBUHAN LUKA
    PASCA PALATOPLASTI
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Anomali kraniofasial merupakan masalah besar dalam bidang
    kesehatan anak yang penting untuk diperhatikan. Salah satu kelainannya adalah
    pasien dengan celah langit – langit dan memiliki risiko adanya gangguan dalam
    mendapatkan nutrisi yang dapat menyebabkan status gizi yang buruk. Tata laksana
    dari kondisi ini merupakan tindakan operasi penutupan celah langit-langit, dan
    penyembuhan luka operasi menjadi penentu utama. Dalam penyembuhan luka
    status gizi menjadi faktor penting dalam proses penyembuhan luka. Prealbumin
    menjadi penanda klinis dalam menilai status gizi. Vascular Endothelial Growth
    Factor (VEGF) merupakan faktor pertumbuhan dalam proses penyembuhan luka.
    Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk melihatkorelasi kadar prealbumin serum
    dengan penyembuhan luka yang dinilai dengan VEGF saliva dan skor penilaian
    klinis menggunakan Photographic Wound Assesment Tool (PWAT). Metode :
    Penelitian ini dilakukan pada 31 pasien dengan kasus celah langit-langit yang
    dilakukan palatoplasty. Subjek penelitian sudah memenuhi kriteria inklusi dan
    eksklusi. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dnegan teknik non probability
    sampling yang berjenis purposive sampling untuk memenuhi tujuan penelitian.
    Pengambilan sampel darahsebelum palatoplasti dilakukan untuk menilai kadar
    prealbumin, kemudiandilakukan pengambilan sampel saliva 5 hari pasca operasi
    untuk menilai kadarVEGF dan dilakukan pengukuran skor PWAT. Data yang
    terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product dan Rank
    Spearman. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang positif kuat
    dan signifikan antara kadar prealbumin serum dan VEGF saliva serta menunjukkan
    adanya korelasi negatif cukup kuat dan signifikan antara prealbumin serum dan skor
    PWAT serta VEGF saliva dan skor PWAT pada pasien yang dilakukan palatoplasti.
    Nilai koefisien korelasi prealbumin serum dan VEGF saliva r= 0.610 (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi