Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe barbadensis Miller) Pada Mencit Jantan dan Betina


Daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) digunakan secara tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Pengujian toksisitas akut ini bertujuan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021131000108Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2911
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2911
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Daun lidah buaya (Aloe barbadensis Miller) digunakan secara tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Pengujian toksisitas akut ini bertujuan untuk mengetahui dosis toksik dari ekstrak daun lidah buaya pada mencit yang dinyatakan dalam nilai LD50 dengan menggunakan metode Log probabilitas. Hewan uji dibagi ke dalam kelompok kontrol dan kelompok uji yang masing-masing terdiri dari mencit jantan dan mencit betina. Kelompok kontrol diberikan suspensi PGA 2% dan kelompok uji diberikan suspensi ekstrak dengan beberapa variasi dosis secara peroral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LD50 ekstrak lidah buaya yang dinyatakan dengan kumulatif mortalitas (kematian) pada mencit jantan dan betina adalah sebesar 35 g/kg BB yang sebanding dengan dosis 24,5 g/kg BB pada tikus. Berdasarkan kriteria toksisitas yang digolongkan oleh Hodge dan Sterner dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun lidah buaya, baik tikus jantan maupun betina berada pada rentang dosis kriteria relatif aman karena LD50 berada pada dosis lebih dari 15 g/kg BB pada tikus.

    Kata kunci : daun lidah buaya, Aloe barbadensis Miller, toksisitas akut, metode log probabilitas, nilai LD50
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi