
Thesis
Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Pasca Bedah Ortognati Dua Rahang dan Satu Rahang
Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Pasca Bedah Ortognati Dua Rahang
dan Satu Rahang di RSGM UNPAD Kota Bandung
ABSTRAK
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan TH 990 617.64 Sri P Sekeloa (Ortodonti) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.64 Sri PPenerbit PPDGS Ortodontk FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xxiii, 86 hlm, ilus; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160321190003Klasifikasi 617.64Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Melly Sriwijayanti -
Perbedaan Tingkat Kepuasan Pasien Pasca Bedah Ortognati Dua Rahang
dan Satu Rahang di RSGM UNPAD Kota Bandung
ABSTRAK
Pendahuluan: Deformitas dentofasial merupakan maloklusi yang bersifat skeletal
yang dapat mengganggu estetik dan fungsi pengunyahan, serta menimbulkan
masalah psikologis karena mencacat wajah dan mengganggu penampilan.
Deformitas dentofasial yang terjadi pada usia dewasa dapat dikoreksi dengan
kombinasi perawatan ortodonti dan bedah ortognati. Bedah ortognati dapat
dilakukan pada rahang atas, rahang bawah ataupun keduanya. Perawatan bedah
ortognati merupakan suatu prosedur pembedahan untuk mereposisi rahang agar
mendapatkan fungsi, estetik dan stabilitas yang baik sehingga meningkatkan
kualitas hidup pasien. Hasil perawatan bedah ortognati yang baik tidak menjamin
tingkat kepuasan pasien yang tinggi. Tingkat kepuasan pasien dipengaruhi oleh
beberapa faktor seperti penampilan, fungsi, kemampuan sosialisasi, kesehatan
umum dan komunikasi pasien dengan dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengukur
perbedaan tingkat kepuasan pasien pasca bedah ortognati dua rahang dan satu
rahang. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan desain survei
analitik komparatif retrospective yaitu membandingkan tingkat kepuasan pasien
bedah ortognati dua rahang dengan bedah ortognati satu rahang. Sampel berjumlah
24 subjek yang terdiri dari 11 subjek bedah ortognati dua rahang dan 13 subjek
bedah ortognati satu rahang. Seluruh subjek diberikan kuesioner untuk mengukur
tingkat kepuasan yang telah diadaptasi dari penelitian Kufta dkk yang terdiri dari
16 pertanyaan yang terbagi atas 5 kategori yaitu penampilan (3 pertanyaan), fungsi
(8 pertanyaan), kemampuan sosialisasi (2 pertanyaan), kesehatan umum (1
pertanyaan), komunikasi pasien dengan dokter (2 pertanyaan). Hasil: Perbedaan
tingkat kepuasan berdasarkan analisis Mann Whitney antara pasien bedah ortognati
dua rahang dan satu rahang pada seluruh sampel didapatkan p = 0,4903, kategori
penampilan didapatkan nilai p = 0,7904, kategori fungsi didapatkan nilai p =
0,5624, kategori kemampuan sosialisasi didapatkan p = 0,4362, kategori kesehatan
umum didapatkan p = 0,5624, kategori komunikasi pasien dengan dokter
didapatkan p = 0,4463. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara
tingkat kepuasan pasien bedah ortognati dua rahang dan satu rahang dalam setiap
kategori maupun secara keseluruhan, namun, skor tingkat kepuasan pasien bedah
ortognati satu rahang lebih tinggi dibandingkan tingkat kepuasan pasien bedah
ortognati dua rahang dalam setiap kategori maupun secara kseluruhan.
Kata kunci : Kepuasan pasien, deformitas dentofasial, perawatan ortodonti, bedah
ortognati
The Differences of Satisfaction Level Post Two Jaws and One Jaw Orthognatic
Surgery in RSGM UNPAD BANdung
ABSTRACT
Introduction: Dentofacial deformity is a skeletal malocclusion that can interfere
esthetics, masticatory function and psychological problems due to impact from
facial appearance and defects. Dentofacial deformities that occur in adulthood can
be corrected by a combination of orthodontic treatment and orthognathic surgery.
Orthognathic surgical treatment is a surgical procedure to reposition the jaw that
can be performed on one-jaw or two-jaws in order to obtain good function, esthetics
and stability thereby increasing the patient's quality of life. A good orthognatic
surgery treatment results do not guarantee a high level of patient satisfaction. The
level of patient satisfaction is influenced by several factors such as appearance,
function, socialization ability, general health and patient-doctor communication.
The purpose of this study was to measure differences in patient satisfaction levels
after two-jaws and single-jaw orthognathic surgery. Methode: The method of this
study is descriptive with a retrospective comparative analytic survey design, namely
comparing the level of satisfaction of patients with two-jaw orthognathic surgery
and one-jaw orthognathic surgery. The sample consisted of 24 subjects which is 11
subjects of two jaws orthognathic surgery and 13 subjects of single jaw
orthognathic surgery. All subjects were given a questionnaire to measure
satisfaction level which had been adapted from Kufta et al research which consisted
of 16 questions divided into 5 categories namely appearance (3 questions), function
(8 questions), socialization skills (2 questions), general health (1 question),
communication between patient and the doctor (2 questions). Result: Differences
in satisfaction levels based on Mann Whitney analysis between patients with twojaws and single-jaw orthognathic surgery from all samples obtained p-value =
0.4903, the appearance category obtained p-value = 0.7904, function category
obtained p-value = 0.5624, socialization ability category obtained p-value =
0.4362, general health category obtained p-value = 0.5624, patient-doctor
communication category obtained p-value = 0.4463. Conclusion: There was no
significant difference between the patient’s satisfaction levels of two-jaw and
single-jaw orthognathic surgery in each or overall category. However, the patient’s
satisfaction level score of single-jaw orthognathic surgery is higher than the
patient’s satisfaction level of two-jaws orthognathic surgery in each category and
overall.
Keywords : Patient’s satisfaction, dentofacial deformity, orthodontic treatment, -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






