
Thesis
Korelasi antara Tingkat Keparahan Maloklusi terhadap Motivasi dan Ekspektasi Pasien Ortodonti
ABSTRAK
Pendahuluan: Faktor utama yang menentukan daya tarik fisik seseorang adalah
wajah dan senyum. Permintaan akan perawatan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan TH 995 617.63 Tau O Sekeloa (Ortodonti) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.64 Tau OPenerbit PPDGS Ortodontk FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xiii, 85 hlm, ilus; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160321190008Klasifikasi 617.64Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Hervano Taufik (Author) -
ABSTRAK
Pendahuluan: Faktor utama yang menentukan daya tarik fisik seseorang adalah
wajah dan senyum. Permintaan akan perawatan ortodontik yang tinggi dalam
beberapa dekade terakhir merupakan bukti atas pentingnya estetika wajah. Evaluasi
terhadap aspek psikologis dalam perawatan ortodonti juga semakin banyak dibahas
karena berkontribusi terhadap keberhasilan dan kegagalan perawatan. Faktor
psikologis meliputi motivasi dan ekspektasi. Pasien yang datang ke klinik PPDGS
Ortodonti RSGM Unpad memiliki tingkat keparahan maloklusi yang beragam
dengan motivasi dan ekspektasi yang beragam pula. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara tingkat keparahan maloklusi
terhadap motivasi dan ekspektasi dari pasien ortodonti. Material dan Metode:
Metode penelitian ini adalah analisis korelasional. Penelitian melibatkan 95 subjek
(25 pria dan 70 wanita) dan sampel dipilih menggunakan teknik pursposive
sampling. Pengukuran tingkat keparahan maloklusi menggunakan ABO –
Discrepancy Index dan pengukuran motivasi serta ekspektasi melalui survey cross
sectional yang dilakukan dengan menyebarkan link Google Form berisi informed
consent dan kuesioner yang terdiri dari 16 pertanyaan motivasi dan 10 pertanyaan
ekspektasi. Kuesioner yang digunakan merupakan adaptasi kuesioner yang telah
digunakan pada penelitian lain sebelumnya. Korelasi antar variabel diukur
menggunakan Spearman Rank Correlation dan analisis data dilakukan dengan
software Excel MegaStat Vers 10.4 Hasil: Korelasi antara tingkat keparahan
maloklusi terhadap motivasi diperoleh r = -0.015 dan nilai p = 0.4426; tingkat
keparahan maloklusi terhadap ekspektasi diperoleh r = 0.082 dan nilai p = 0.2148
Simpulan: Tidak terdapat korelasi antara tingkat keparahan maloklusi terhadap
motivasi dan ekspektasi.
Kata kunci: Tingkat keparahan maloklusi, motivasi, ekspektasi, ABO –
Discrepancy Index
ABSTRACT
Introduction: The main factors that determine a person's physical attractiveness
are the face and smile. The high demand for orthodontic treatment, evidenced over
the last few decades, has been justified mainly by the importance given to facial
esthetics. The evaluation of psychological aspects in orthodontic treatment is also
increasingly discussed as it contributes to the success and failure of treatment.
Psychological factors are patients motivation and expectations. Patients who came
to the PPDGS Orthodontic clinic at RSGM Unpad have various malocclusion
severity with varying motivations and expectations. The purpose of this study was
to determine whether there is a correlation between the severity of malocclusion on
the motivation and expectations of orthodontic patients. Material and Methods:
This research method is correlational analysis. The study involved 95 subjects (25
men and 70 women) and samples were selected using pursposive sampling
techniques. Malocclusion severity is measured using ABO – Discrepancy Index
whereas motivation and expectations is measured through a cross-sectional survey
conducted by distributing a Google Form link containing informed consent and a
questionnaire. Motivation questionnaire consisting of 16 questions and
expectations questionnaire consisting of 10 questions. The questionnaire used in
this research are adopted from previous study The correlation between variables
was measured using Spearman Rank Correlation and data analysis was done with
Excel MegaStat Vers 10.4 software Results: The correlation between the severity
of malocclusion and motivation obtained r = -0.015 and p-value = 0.4426 whereas
malocclusion severity and expectations obtained r = 0.082 and p-value = 0.2148
Conclusion: There was no correlation between malocclusion severity on
motivation and expectation.
Key words: Malocclusion severity, motivation, expectations, ABO – Discrepancy
Inde -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






