
Thesis
Pola Transposisi Gigi Rahang Atas Pasien Celah Bibir Dan Langit-Langit Non Sindromik Berdasarkan Pemeriksaan Radiografi Panoramik
Pola Transposisi Gigi Rahang Atas Pasien Celah Bibir dan Langit-Langit
Non Sindromik Berdasarkan Pemeriksaan Radiografi Panoramik
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan TH 994 617.63 Goz P Sekeloa (Ortodonti) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.63 Goz PPenerbit PPDGS Konseravasi Gigi Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xv, 79 hlm, ilus; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160321190007Klasifikasi 617.63Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Jessica Gozal (Author) -
Pola Transposisi Gigi Rahang Atas Pasien Celah Bibir dan Langit-Langit
Non Sindromik Berdasarkan Pemeriksaan Radiografi Panoramik
ABSTRAK
Pendahuluan: Pasien celah bibir dan langit-langit (CBL) memiliki tingkat kejadian
anomali gigi yang lebih tinggi dibandingkan individu normal. Hal ini dapat
disebabkan oleh kondisi celah ataupun faktor lingkungan sebagai konsekuensi
terhadap koreksi bedah. Transposisi gigi merupakan salah satu bentuk anomali gigi
yang dapat dijumpai pada pasien CBL. Transposisi adalah pertukaran posisi dua
gigi permanen yang berdekatan dalam kuadran yang sama pada lengkung gigi.
Transposisi gigi dapat terjadi secara complete maupun incomplete. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan pola transposisi gigi rahang
atas meliputi jenis gigi yang transposisi, posisi transposisi, tipe transposisi pada
pasien CBL non sindromik unilateral dan bilateral berdasarkan pemeriksaan
radiografi panoramik. Metode: Penelitian deskriptif cross sectional dilakukan
dengan memeriksa seluruh radiograf panoramik pasien CBL non sindromik yang
memenuhi kriteria inklusi, melakukan tracing setiap gigi rahang atas, dan
mengamati kejadian transposisi gigi serta pola transposisinya. Hasil: Penelitian
melibatkan 64 radiograf panoramik pasien CBL non sindromik unilateral dan
bilateral. Prevalensi kasus transposisi gigi rahang atas yang ditemukan adalah
17,19%. Gigi kaninus dan premolar pertama rahang atas merupakan gigi yang
paling sering mengalami tranposisi (63,64%). Transposisi gigi unilateral
merupakan transposisi gigi yang paling sering terjadi (81,82%) yang terjadi pada
sisi celah maupun non celah. Perbandingan kasus transposisi complete dan
incomplete adalah 1:1,17. Simpulan Sebagian kecil pasien CBL non sindromik
unilateral dan bilateral mengalami transposisi gigi rahang atas yang seringkali
melibatkan gigi kaninus dan premolar pertama. Posisi transposisi tidak terbatas
pada sisi celah, namun juga dapat terjadi pada sisi non celah. Transposisi complete
dan incomplete memiliki jumlah kasus yang seimbang.
Kata kunci: Celah bibir dan langit-langit, transposisi gigi, radiograf panoramik.
Maxillary Teeth Transposition Pattern in Non-Syndromic Cleft Lip and
Palate Patient Based on Panoramic Radiography Examination
ABSTRACT
Introduction: Cleft lip and palate (CLP) patients have a higher incidence of dental
anomalies than normal individuals. CLP can be caused by the condition of the cleft
or by environmental factors as a consequence of surgical correction. Tooth
transposition is one of the dental anomalies found in CLP patients. It is defined as
an interchange position of two permanent adjacent teeth located at the same
quadrant in the dental arch. Transposition can be complete or incomplete. This
study aimed to determine the prevalence and pattern of maxillary teeth
transposition, including the teeth involved in transposition, transposition site, and
type of transposition in unilateral and bilateral non syndromic CLP patients based
on panoramic radiographic examination. Methods: A cross-sectional descriptive
study examined panoramic radiographs of non-syndromic CLP patients with
inclusion criteria, traced each maxillary tooth, and observed the presence of tooth
transposition and its pattern. Result: The study involved 64 panoramic radiographs
of non-syndromic CLP patients. The prevalence of maxillary teeth transposition
was 17,19%. Transposition was commonly found in the maxillary canines and first
premolars (63,64%). Unilateral tooth transposition was the most common tooth
transposition (81,82%) that occurred on the cleft and non cleft sides. The
comparison of complete and incomplete transposition cases was 1:1,17.
Conclusion: A small percentage of unilateral and bilateral non syndromic CLP
patients experience transposition of the maxillary teeth which often involve the
canines and first premolars. The transposition is not limited to the cleft side, but
also occur on the non cleft side. Complete and incomplete transpositions have an
equal number of cases.
Keywords: Cleft lip and palate, tooth transposition, panoramic radiograph -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






