Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

DISTRIBUSI TEGANGAN RESTORASI KOMPOSIT DIREK DIPERKUAT PITA FIBER (TEKNIK WALLPAPERING) PADA MOLAR PASCA PERAWATAN SALURAN AKAR DENGAN KAVITAS KEHILANGAN DINDING MESIOLINGUAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN


DISTRIBUSI TEGANGAN RESTORASI KOMPOSIT DIREK DIPERKUAT PITA
FIBER (TEKNIK WALLPAPERING) PADA MOLAR PASCA PERAWATAN
SALURAN AKAR DENGAN ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    TH 1007617.63 Ner DSekeloa (Konservasi Gigi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.63 Ner D
    Penerbit PPDGS Konseravasi Gigi Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xi, 123 hlm, ilus; 21x30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160621200012
    Klasifikasi
    617.63
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • DISTRIBUSI TEGANGAN RESTORASI KOMPOSIT DIREK DIPERKUAT PITA
    FIBER (TEKNIK WALLPAPERING) PADA MOLAR PASCA PERAWATAN
    SALURAN AKAR DENGAN KAVITAS KEHILANGAN DINDING MESIOLINGUAL
    MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA
    Harnia Neri – 160621200012
    ABSTRAK
    Gigi pasca perawatan saluran akar mengalami perubahan struktur jaringan keras sehingga
    mengalami konsentrasi tegangan tinggi saat fungsi biomekanik. Distribusi tegangan yang
    merata dipengaruhi oleh bahan restorasi dan jenis ikatan antara bahan restorasi dengan struktur
    gigi. Pemilihan bahan restorasi yang dapat mendistribusikan tegangan akan mempengaruhi
    resistensi dan retensi terhadap gaya kunyah sehingga fungsi biomekanik tercapai. Komposit
    merupakan material yang memiliki sifat menyerupai gigi, dapat meneruskan dan
    mendistribusikan tegangan ke seluruh permukaan gigi. Kekurangan komposit pada kavitas luas
    yaitu kurangnya sifat toughness. Penambahan fiber dapat meningkatkan sifat toughness
    sehingga dapat bertahan lama dirongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
    distribusi tegangan restorasi komposit diperkuat pita fiber berbahan polyethelene dan e-glass
    pada gigi molar bawah kehilangan dinding mesial dan lingual menggunakan metode elemen
    hingga. Model tiga dimensi molar rahang bawah dilakukan preparasi kavitas dan pembentukan
    restorasi menggunakan Solidwork 2020. Model yang sudah direstorasi dilakukan analisis
    dengan Abaqus 2021 untuk mengetahui konsentrasi tegangan setelah diberikan gaya statik
    dalam arah vertikal sebesar 720 N dan lateral 45° sebesar 200 N. Hasil penelitian berupa nilai
    maksimum dan minimum principal stress untuk menilai ketahanan material dan nilai inisiasi
    tegangan pada bagian ikatan antarmuka. Pita fiber polyethylene menunjukan distribusi
    tegangan yang lebih homogen karena nilai modulus elastisitas mendekati dentin dan memiliki
    ketebalan yang dapat mengurangi volume komposit. E-glass menunjukan konsentrasi tegangan
    pada bagian circumferential dan alas. Simpulan pada penelitian distribusi tegangan restorasi
    komposit direk diperkuat pita fiber (teknik wallpapering) pada molar pasca perawatan saluran
    akar dengan kavitas kehilangan dinding mesiolingual menggunakan metode elemen hingga
    tidak terdapat kegagalan struktur pada kelompok polyethelene karena tegangan maksimum dan
    minimum principal lebih rendah dibandingkan kekuatan material. Kegagalan ikatan antarmuka
    terjadi di bagian enamel. Nilai maksimum dan minimum principal pada e-glass menunjukan
    kegagalan struktur dibagian fiber circumferential dan fiber alas karena tegangan melebihi
    kekuatan material. Kegagalan ikatan antarmuka terjadi pada bagian fiber circumferential dan
    alas.
    Kata Kunci: Distribusi tegangan, pita fiber polyethylene, pita fiber e-glass, metode elemen
    hingga
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi