
Thesis
DEPTH OF CURE DAN ANALISIS KOMPOSISI BAHAN PULP CAPPING BERBASIS ALPHA TRICALCIUM PHOSPHATE DENGAN VARIASI PENAMBAHAN ZINC OXIDE
ABSTRAK
Kalsium fosfat menjadi alternatif yang cukup menjanjikan untuk perawatan pulp
capping, dimana Alpha Tricalcium Phosphate ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan TH 1004 617.63 Atf D Sekeloa (Konservasi Gigi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.63 Atf DPenerbit PPDGS Konseravasi Gigi Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2023 Deskripsi Fisik xiii, 85 hlm, ilus; 21x30 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160621200009Klasifikasi 617.63Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Vefbin Atfiando (Author) -
ABSTRAK
Kalsium fosfat menjadi alternatif yang cukup menjanjikan untuk perawatan pulp
capping, dimana Alpha Tricalcium Phosphate (α-TCP) sebagai salah satu jenis
kalsium fosfat, menunjukkan potensi sebagai material pulp capping karena
kemampuannya dalam merangsang pembentukan dentin reparatif. Zinc Oxide telah
dikenal memiliki efek antibakteri dan mampu menginduksi remineralisasi dentin.
Penambahan Zinc Oxide pada komposisi material pulp capping berbasis Alpha
Tricalcium Phosphate (α-TCP) diharapkan mampu meningkatkan bioaktivitas serta
meningkatkan sifat fisik dari material pulp capping ini. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengevaluasi depth of cure dari prototipe bahan pulp capping yang
mengandung filler α-TCP dengan penambahan ZnO dan menganalisis komposisi
elemennya menggunakan metode Scanning Electron Microscopy (SEM) – Energy
Dispersive Spectroscopy (EDS).
Pengujian depth of cure dilakukan dengan mengacu pada ISO 4049 Tahun 2000
dilakukan pada kelompok spesimen Alpha Tricalcium Phosphate (α-TCP), Alpha
Tricalcium Phosphate (α-TCP) dan Zinc Oxide dengan kadar 10%, 15% dan 20%
serta kelompok kontrol yaitu tgCaviliner LC. Mikro analisis komposisi elemen dari
semua kelompok spesimen uji dan kontrol dilakukan dengan metode Scanning
Electron Microscopy (SEM) – Energy Dispersive Spectroscopy (EDS). Analisis
statistik dilakukan dengan One-way ANOVA diikuti dengan uji post hoc tindependent berpasangan. Tingkat signifikansi ditetapkan pada p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






