Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

PERBANDINGAN FAILURE LOAD DAN INTERFACE STIFFNESS IMPLAN PROTOTIPE DENGAN KOMERSIAL YANG DITANAMKAN PADA TULANG TIBIA KELINCI


Perbandingan Failure Load dan Interface Stiffness Implan Prototipe dengan Komersial
yang Ditanamkan Pada Tulang Tibia Kelinci
Widda ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th - 967967 617.63 May PSekeloa (Periodonsia)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.63 May P
    Penerbit PPDGS Peridonsia FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 101 hlm; ilus ; 21x30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160521190006
    Klasifikasi
    617.63
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perbandingan Failure Load dan Interface Stiffness Implan Prototipe dengan Komersial
    yang Ditanamkan Pada Tulang Tibia Kelinci
    Widda Mayuyani - 16052119006
    ABSTRAK
    Latar belakang: Stabilitas implan memiliki peran yang penting sebagai persyaratan
    kesuksesan osseointegrasi yang dapat dicapai melalui stabilitas primer dan sekunder.2
    Osseointegrasi memegang peranan utama dalam pencapaian keberhasilan klinis jangka
    panjang implan gigi.5,10,16Desain implan umumnya menjadi kunci keberhasilan osseointegrasi.
    Implan didesain untuk dapat menerima berbagai macam gaya yang bekerja selama fungsi
    pengunyahan serta untuk memenuhi sifat estetik. Fungsi implan harus dapat menyalurkan gaya
    kunyah ke jaringan sekitarnya, maka implan harus didesain untuk dapat menahan beban
    kunyah secara biomekanik agar dapat mendukung fungsi protesa. Uji push-in yang paling
    memiliki relevansi secara pengunyahan, clenching, dan bruxism daripada uji pull-out atau
    push-out. Tujuan: Menganalisis perbandingan failure load dengan interface stiffness implan
    prototipe dan komersial yang ditanamkan pada tulang tibia kelinci. Bahan dan Metode: Dua
    buah jenis desain implan yaitu implan prototipe dan implan komersial yang ditanamkan pada
    tibia kiri dan kanan pada lima belas ekor kelinci. Kelinci menjalankan tahap aklimatisasi
    selama 2 minggu kemudian pembedahan dilakukan. Setelah masing-masing 5 ekor kelinci di
    euthanasia, dilakukan pengujian push-in test dengan speed 10 mm/menit menggunakan alat
    UTM Machines Gotech AL 7000 S. Analisis statistik nilai Failure Load dan Interface Stiffness
    pada implan prototipe dan komersial menggunakan uji ANOVA. Hasil analisis tidak signifikan
    apabila nilai p > 0,05. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan
    hasil analisis kelompok implan prototipe sebanding dengan kelompok implan komersial.
    Stabilitas sekunder dan kualitas osseointegrasi kelompok implan prototipe yang dilihat dari
    nilai failure load maupun interface stiffness sesuai dengan hasil yang diharapkan, yaitu
    memiliki kualitas yang sebanding dengan kelompok implan komersial, bahkan cenderung lebih
    baik. Simpulan: Nilai Failure Load dan Interface Stiffness implan prototipe dan implan
    komersial memiliki nilai yang hampir sama, bahkan implan prototipe cenderung lebih baik.
    Kata Kunci: Implan Gigi, Failure Load, Interface Stiffness, Osseointegrasi, Uji Tekan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi