Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

Korelasi antara prognostic nutritional index (PNI) dan nutritional risk index (NRI) dengan netrofil limfosit rasio (NLR) pada pasien Infeksi Odontogenik


KORELASI ANTARA PROGNOSTIC NUTRITIONAL INDEX
(PNI) DAN NUTRITIONAL RISK INDEX (NRI) DENGAN
NETROFIL LIMFOSIT RASIO (NLR) PADA

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th - 913913 617.605 Wib KSekeloa (Bedah Mulut)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.605 Wib K
    Penerbit PPDGS Bedah Mulut FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160121180004
    Klasifikasi
    617.605
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KORELASI ANTARA PROGNOSTIC NUTRITIONAL INDEX
    (PNI) DAN NUTRITIONAL RISK INDEX (NRI) DENGAN
    NETROFIL LIMFOSIT RASIO (NLR) PADA
    PASIEN INFEKSI ODONTOGENIK
    ABSTRAK
    Pendahuluan: Perubahan status gizi terjadi akibat ketidakseimbangan antara
    anabolisme dan katabolisme pada penderita infeksi odontogenik. Hipoalbumin
    merupakan salah satu kondisi yang terjadi pada penderita infeksi odontogenik.
    Hipoalbumin mengakibatkan penurunan status gizi yang diukur berdasarkan nilai
    Prognostic Nutritional Index (PNI) dan Nutritional Risk Index (NRI). Evaluasi
    proses penyembuhan infeksi odontogenik diukur berdasarkan Netrofil Limfosit
    Rasio (NLR). Salah satu faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan infeksi
    odontogenik adalah status gizi.
    Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk melihat perbedaan nilai PNI, NRI dan
    NLR pada saat penderita datang dan hari ke 3 di Rumah Sakit. Tujuan penelitian
    selanjutnya yaitu untuk menilai korelasi status gizi dinilai dari PNI, NRI dengan
    proses penyembuhan infeksi odontogenik berdasarkan NLR.
    Metode: Penelitian dilakukan pada 30 penderita infeksi odontogenik. Sampel
    penelitian diambil ketika pasien datang (T1) dan hari ke 3 (T2). Data yang
    terkumpul dianalisis perbedaan dan korelasi pada waktu T1 dan T2.
    Hasil: Hasil penelitian menunjukan sebanyak 27 penderita (90%) termasuk
    kategori berisiko malnutrisi berdasarkan PNI dan NRI pada T1. Penurunan jumlah
    terjadi pada T2, pada PNI menjadi 24 penderita (80%) dan NRI menjadi 20
    penderita (66.67%). Hasil analisis menunjukan terdapat perbedaan nilai PNI, NRI
    dan NLR antara T1 dengan T2 pada penderita infeksi odontogenik secara statistik
    (nilai p< 0.05). Terdapat penurunan nilai NLR pada T2 sebanyak 26 penderita.
    Terdapat korelasi nilai PNI, NRI dengan NLR baik pada T1 dan T2 secara statistik
    (nilai p< 0.05).
    Kesimpulan: Status gizi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu faktor yang
    berhubungan dengan proses penyembuhan.
    Kata Kunci: Infeksi Odontogenik, Prognostic Nutritional Index (PNI), Nutritional
    Risk Index (NRI), Netrofil Limfosit Rasio (NLR)
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi