Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Potensi dan Stabilitas Amoksisilin dari Sediaan Sirup Kering dan Injeksi Kering setelah ditambah Air


Amoksisilin adalah antibiotik yang berspektrum luas. Amoksisilin tersedia dalam sediaan sirup kering, dan bentuk sediaan injeksi kering. Sediaan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021131000066Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2866
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2866
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Amoksisilin adalah antibiotik yang berspektrum luas. Amoksisilin tersedia dalam sediaan sirup kering, dan bentuk sediaan injeksi kering. Sediaan antibiotik dalam bentuk injeksi kering dan sirup kering yang telah direkonstitusi harus segera digunakan karena sediaan antibiotik tersebut hanya tahan untuk pemakaian dalam jangka waktu yang tidak lama. Dalam penelitian dilakukan pengamatan sediaan dalam penyimpanan ditinjau dari stabilitas dan potensi sediaan amoksisilin yang telah direkonstitusi pada suhu penyimpanan 00C untuk sediaan injeksi kering serta suhu penyimpanan 40C untuk sediaan sirup kering. Hasil pengamatan menunjukan bahwa sediaan injeksi dan sirup amoksisilin yang telah direkonstitusi tidak mengalami perubahan secara organoleptis, baik warna dan bau, dan terjadi penurunan pH selama 96 jam penyimpanan. Sediaan injeksi dan sirup amoksisilin mengalami penurunan kadar selama penyimpanan yang diukur menggunakan KCKT. Hasil pengamatan potensi menunjukan bahwa penurunan potensi (%) sediaan injeksi dan sirup amoksisilin setelah direkonstitusi terhadap bakteri Escherichia coli setelah 96 jam penyimpanan berturut- turut adalah 95,12 % dan 43,86 %. Sedangkan penurunan potensi (%) sediaan injeksi dan sirup amoksisilin setelah direkonstitusi terhadap bakteri Staphylococcus aureus setelah 96 jam penyimpanan berturut- turut adalah 90,44 % dan 42,44%. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa waktu penyimpanan 96 jam berpengaruh terhadap potensi dan kadar pada sediaan injeksi. Sediaan injeksi lebih besar penurunannya dibanding sediaan sirup.

    Kata Kunci :Amoksisilin, Injeksi Kering, Sirup Kering, Rekonstitusi, Escherichia coli, Staphylococcus aureus
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi