
Thesis
Kesesuaian Pola Trabekula pada Penilaian Proses Osseointegrasi Implan Dental melalui Radiograf Digital 2D dan CBCT 3D
ABSTRAK
Tujuan: Untuk mengetahui kesesuaian pola trabekula pada penilaian proses osseointegrasi implan dental
melalui radiograf digital ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th - 923 923 616.0757 Put k Sekeloa (Radiologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 616.0757 Put kPenerbit PPDGS Radiologi Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2022 Deskripsi Fisik i, 11 hlm; ilus ; 29x21 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160821190004Klasifikasi 616.0757Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Annisa Putri -
ABSTRAK
Tujuan: Untuk mengetahui kesesuaian pola trabekula pada penilaian proses osseointegrasi implan dental
melalui radiograf digital 2D (dua dimensi) dan 3D (tiga dimensi) CBCT (cone beam computed tomography)
Bahan dan metode: Jenis penelitian berikut deskripsi korelasi untuk menjelaskan hubungan antara satu variabel
dengan variabel lain. Populasi dan sampel terdiri dari 24 data radiograf CBCT 3D dan digital 2D dari prosedur
radiografi paska pemasangan implan dental hari ke 3, 7 dan 28 yang diinsersikan pada tibia kelinci New Zealand
White (Oryctolagus cuniculus). Masing-masing radiograf diseleksi ROI (region of interest) mencakup area periimplan dengan lebar 1 mm dan panjang mengikuti tinggi implan. Setiap ROI akan dianalisis pola trabecular
thickness, trabecular separation, trabecular number dan fractal dimension. Data hasil penelitian dilakukan uji
statistik menggunakan ICC (intraclass correlation coefficient) untuk menilai konsistensi pengukuran
intraobserver, r value (pearson correlation coeffiecient untuk mengetahui korelasi antara pola trabekula di kedua
modalitas radiograf dan Bland Altmand Plot untuk mengetahui batas diskrepansi yang masih dapat diterima.
Hasil: Uji ICC menunjukkan konsistensi intraobserver tinggi pada seluruh pengukuran pola trabekula di radiograf
digital 2D dan CBCT 3D. Pola trabecular space dan trabecula number keduanya menghasilkan r value 0.88 dengan
diskrepansi antara dua modalitas radiograf masing-masing 0.72 mm dan 0.018. Pola trabecular thickness dan
fractal dimension tidak terdapat korelasi yang bermakna dengan r value 0.22 dan rerata dari radiograf 2D lebih
rendah dibanding CBCT.
Simpulan: Kesesuaian penilaian proses osseointegrasi implan dental melalui radiograf digital 2D dan CBCT 3D
didapatkan pada pola trabecular number dan trabecular space.
Kata kunci : osseointegrasi, implan dental, cone beam computed tomography, radiograf dua dimensi -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






