
Text
Analisis Senyawa Isoflavon (Genistein dan Daidzein) dari Kacang Kedelai dan Tempe dengan Variasi Lama Waktu Fermentasi
Isoflavon merupakan kelompok senyawa yang umumnya terdapat pada kacang-kacangan seperti kedelai. Selama proses pengolahan senyawa isoflavon dapat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021131000051 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2850Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2013 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2850Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Isoflavon merupakan kelompok senyawa yang umumnya terdapat pada kacang-kacangan seperti kedelai. Selama proses pengolahan senyawa isoflavon dapat mengalami transformasi, terutama melalui hidrolisis selama proses fermentasi, sehingga dapat diperoleh senyawa isoflavon bebas (aglikon). Senyawa aglikon yang utama adalah genistein dan daidzein. Isoflavon tempe terbukti dapat mencegah kanker prostat dan kanker payudara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kandungan isoflavon daidzein dan genistein pada kacang kedelai dan kandungan isoflavon pada tempe dengan variasi lama waktu fermentasi. Kadar isoflavon dianalisis dengan kromatografi cair kinerja tinggi menggunakan kolom C-18 dan fase gerak metanol:air suling ganda (70:30). Kadar genistein dan daidzein dari kedelai adalah 0,062 ppm dan 1,513 ppm, sedangkan pada tempe adalah 1,021 ppm dan 3,233 ppm. Hasil tersebut menunjukkan konsentrasi maksimum pada lama waktu fermentasi 36 jam. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan juga bahwa lama waktu fermentasi mempengaruhi kandungan isoflavon, dimana terjadi peningkatan kadar genistein dan daidzein yang signifikan pada waktu fermentasi 36 jam.
Kata kunci: isoflavon, daidzein dan genistein, lama waktu fermentasi, KCKT -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






