
Text
Penurunan Kadar Injeksi Amoksisilin di Dalam Infus Ringer Dekstrosa dan Ringer Laktat Selama Penyimpanan Dengan Dua Variasi Suhu
Di rumah sakit, injeksi sering kali diberikan bersamaan dengan infus parenteral. Injeksi tersebut dicampurkan ke dalam botol infus maupun disuntikkan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021131000041 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2840Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2013 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2840Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Di rumah sakit, injeksi sering kali diberikan bersamaan dengan infus parenteral. Injeksi tersebut dicampurkan ke dalam botol infus maupun disuntikkan langsung pada selang infusnya.Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa penurunan kadar Na-amoksisilin dalam injeksi Na-amoksisilin yang dicampurkan ke dalam infus ringer dekstrosa maupun ringer laktat dan disimpan pada suhu ruang dan lemari pendingin.InjeksiNa-amoksisilin dilarutkan dengan aqua pro injection, lalu dicampurkan kedalam ringer dekstrosadan ringer laktat, kemudian disimpan pada suhu ruang dan lemari pendingin. Campuran larutan tersebut kemudian diperiksa kadarnya selama waktu penyimpanan(0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 24 jam) menggunakan instrumen Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Na-amoksisilin lebih stabil dalam larutan infus ringer laktat dari pada larutan infus ringer dekstrosa dan Na-amoksisilin di dalam larutan infus yang disimpan pada suhu lemari pendingin lebih stabil daripada disimpan pada suhu ruang. Analisis data secara statistic menunjukkan bahwa jenis infus, suhu penyimpanan, dan waktu penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar Na-amoksisilin.
Kata kunci: Stabilitas, injeksiNa-amoksisilin, ringer dekstrosa, ringer laktat,KCKT -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






