Detail Cantuman

No image available for this title

Thesis  

Perbandingan kemampuan release ion kalsium dan hidroksil antara campuran nanopartikel semen portland putih indonesia-ZrO2-UDMA dengan semen resin-modified calcium silicate


ABSTRAK

Bioaktivitas bahan pulp capping berkaitan dengan kemampuan melepaskan ion
kalsium dan ion hidroksil. Pelepasan ion ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th-960960 617.63 Par PSekeloa (Konservasi Gigi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    909 617.63 Par P
    Penerbit PPDGS Konseravasi Gigi Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xiv 62 hlm, ilus ; 21x30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160621190001
    Klasifikasi
    617.63
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Bioaktivitas bahan pulp capping berkaitan dengan kemampuan melepaskan ion
    kalsium dan ion hidroksil. Pelepasan ion kalsium dibutuhkan untuk differensiasi dan
    mineralisasi sel-sel pulpa. Ion hidroksil dapat meningkatkan pH dan menciptakan lingkungan
    basa yang memicu terbentuknya dentin reparatif. Resin-modified calcium silicate telah
    digunakan sebagai bahan pulp capping. Pemanfaatan nanoteknologi pada bahan mengandung
    kalsium silikat menjadi nanopartikel memungkinkan peningkatan sifat bioaktivitas dan
    mineralisasi.
    Dalam penelitian ini dilakukan sintesis nanopartikel SPPI menggunakan metode wet
    milling. Hasil yang didapat selanjutnya ditambahkan ZrO2 dengan metode sintesis larutan
    sederhana. Campuran SPPI- ZrO2 selanjutnya ditambahkan UDMA. Evaluasi keberhasilan
    sintesis menggunakan karakterisasi PSA dan XRF. Pengujian release ion kalsium dilakukan
    dengan menggunakan AAS sedangkan release ion hidroksil berdasarkan pengukuran pH
    menggunakan pH meter. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan kemampuan
    release ion kalsium dan ion hidroksil antara campuran nanopartikel SPPI – ZrO2 – UDMA dan
    resin-modified calcium silicate.
    Berdasarkan karakterisasi PSA dan XRF hasil penelitian menunjukkan rata-rata
    ukuran nanopartikel SPPI adalah 88,4 nm dan terdapat unsur-unsur Ca, Si, Mg, Zr, Al di dalam
    campuran SPPI - ZrO2 - UDMA. Hasil uji release memperlihatkan campuran nanopartikel SPPI
    – ZrO2 – UDMA dapat melepaskan ion kalsium 3 jam setelah polimerisasi (85,426 mg/kg)
    yang kemudian meningkat hingga puncaknya pada 336 jam (7435,7708 mg/kg). Setelah
    mencapai puncaknya di hari ke-14, nilai release ion kalsium kemudian mulai menurun hingga
    menunjukkan nilai 1314,5302 mg/kg pada 672 jam. Campuran nanopartikel SPPI – ZrO2 –
    UDMA memiliki pH awal 10,43 sesaat setelah polimerisasi yang kemudian meningkat hingga
    puncaknya pada 168 jam (pH 11,28). Nilai pH kemudian menurun hingga mencapai 11,14 pada
    672 jam. Release ion kalsium campuran nanopartikel SPPI – ZrO2 – UDMA pada awal
    polimerisasi lebih rendah dari resin-modified calcium silicate (TheraCal LC), tetapi pada 336
    jam release ion kalsium sangat tinggi bila dibandingkan TheraCal LC. Release ion hidroksil
    campuran nanopartikel SPPI – ZrO2 – UDMA berdasarkan pengukuran pH tidak jauh berbeda
    dengan resin-modified calcium silicate (TheraCal LC).
    Kata Kunci : nanopartikel Semen Portland Putih Indonesia, TheraCal LC, ion
    kalsium, ion hidroksil, kemampuan release
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi