Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Mortalitas dan daya tetas telur itik lokal pada sudut putar dan frekuensi pemutaran berbeda selama masa inkubasi.


Sudut putar dan frekuensi pemutaran merupakan hal mutlak yang harus dilakukan dalam proses penetasan telur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR001364Skr.6063Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6063
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 49 hlm.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.597
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sudut putar dan frekuensi pemutaran merupakan hal mutlak yang harus dilakukan dalam proses penetasan telur. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui periode mortalitas dan daya tetas telur itik lokal pada sudut putar dan frekuensi pemutaran berbeda selama masa inkubasi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan April sampai Mei 2018, yang menggunakan 222 butir telur itik lokal. Sudut putar (SP) dan frekuensi pemutaran (FP) yang digunakan yaitu T1 = SP 45o, FP 8x per hari; T2 = SP 45o, FP 24x per hari; T3 = SP 90o, FP 8x per hari; T4 = SP 90o, FP 24 kali per hari; T5 = SP 180o, FP 8 kali per hari; T6 = SP 180o, FP 24 kali per hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa, besarnya sudut putar dan banyaknya frekuensi pemutaran yang dapat menghasilkan mortalitas yang rendah dan daya tetas yang tinggi yaitu sudut putar sebesar 180o dengan frekuensi pemutaran sebanyak 8 kali per hari.
    Kata kunci: Itik lokal, Sudut putar, Frekuensi pemutaran, Mortalitas, Daya tetas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi