
Text
Aktivitas Penghambatan Xantin Oksidase Ekstrak Daun Sawo Duren, Daun Sambiloto, Daun Salam, Daun Sirsak, Daun Tempuyung Secara In vitro
Enzim xantin oksidase (XO) mengkatalisis proses oksidasi hipoxantin menjadi xantin untuk pembentukan asam urat. Peningkatan konsentrasi asam urat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021131000012 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2811Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2013 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2811Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Enzim xantin oksidase (XO) mengkatalisis proses oksidasi hipoxantin menjadi xantin untuk pembentukan asam urat. Peningkatan konsentrasi asam urat dalam darah atau gangguan pada ekskresi asam urat dari ginjal menyebabkan penyakit gout. Beberapa bagian tumbuhan dilaporkan mempunyai efektivitas penghambatan xantin oksidase yaitu daun sawo duren (Chrysophyllum cainito L.), daun sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees.), daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.), daun sirsak (Annona muricata L.), dan daun tempuyung (Sonchus arvensis L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas penghambatan tumbuhan tersebut dan tumbuhan yang paling baik dalam penghambatan pembentukan asam urat. Serbuk simplisia diekstraksi dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan kemudian dilakukan pengujian penapisan fitokimia. Pengukuran penghambatan aktivitas xantin oksidase dilakukan dengan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua ekstrak uji memiliki aktivitas dalam menghambat enzim xantin oksidase. Penghambatan tertinggi enzim xantin oksidase dihasilkan oleh ekstrak daun sawo duren dengan nilai IC50 94,88 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






