Thesis
PENGARUH PENAMBAHAN FILLER NANO SILIKA TERHADAP STABILITAS PIGMEN INTRINSIK DAN TOKSISITAS MATERIAL SILIKON CLEAN GRADE SEBAGAI ALTERNATIF MATERIAL PROTESA MAKSILOFASIAL
ABSTRAK
Protesa maksilofasial merupakan prosedur penatalaksanaan defek yang
bertujuan untuk merehabilitasi atau menggantikan bagian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan Th-951 951 617.69 Ats P Sekeloa (Prostodonsia) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.69 Ats PPenerbit PPDGS Prostodonsia Unpad : FKG Sekeloa Unpad., 2022 Deskripsi Fisik xiii, 75 hlm; ilus; 21x30cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 160221190001Klasifikasi 617.69Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Farisah Atsari ( author ) -
ABSTRAK
Protesa maksilofasial merupakan prosedur penatalaksanaan defek yang
bertujuan untuk merehabilitasi atau menggantikan bagian struktur wajah yang
mengalami defek. Material protesa harus memenuhi prinsip estetika wajah dan
bersifat non toksik bagi jaringan sekitar. Silikon merupakan material yang memiliki
sifat mekanis paling menyerupai kulit wajah. Namun, silikon medis saat ini sulit
didapatkan di dalam negeri. Oleh karena itu dibutuhkan material alternatif silikon
yang dapat memenuhi syarat protesa maksilofasial yang lebih mudah didapat dan
murah. Penambahan filler nano silika pada silikon dilakukan untuk meningkatkan
ketahanan pigmen material silikon dan diharapkan tidak toksik pada jaringan
sekitar.
Penelitian ini menggunakan 54 spesimen silikon RTV clean grade yang
dibagi menjadi 2 kelompok uji yaitu uji stabilitas pigmen intrinsik dan uji toksisitas
material. Uji stabilitas pigmen intrinsik dilakukan pada 6 kelompok perlakuan yang
masing-masing kelompok terdiri dari 4 spesimen sebelum dan setelah proses
penuaan artifisial. Stabilitas warna diukur menggunakan coloreader dan dihitung
menggunakan rumus perubahan warna (DE). Uji toksisitas metode MTT
menggunakan 30 spesimen terhadap sel line 3T3.
Nilai rata-rata DE perubahan warna terdapat pada kelompok A yaitu
kelompok silikon P25 tanpa penambahan pigmen dan filler nanosilika. Kelompok
perlakuan B,C,D,E, dan F memiliki nilai rerata 0-0,5 yang berarti interpretasi warna
jejak dan sangat sedikit perubahan. Hasil uji toksisitas menunjukan viabilitas sel
terbesar yaitu pada kelompok silikon P25 dengan penambahan pigmen intrinsik dan
filler nanosilika 6% (F) sebesar 91,78%. Nilai viabilitas sel terendah terdapat pada
kelompok silikon P25 tanpa penambahan pigmen dan filler nanosilika (A) yaitu
76,84%. Maka dapat disimpulkan bahwa penambahan pigmen intrinsik dan filler
nano silika pada silikon clean grade bersifat non toksik dan dapat meningkatkan
stabilitas warna protesa.
Kata kunci: Protesa maksilofasial, silikon clean grade, filler nano silika, stabilitas
pigmen, uji toksisitas, -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






