
Text
Uji Farmakognosi Komponen Saintifikasi Jamu Untuk Obat Herbal Antihipertensi
Saintifikasi jamu adalah upaya pembudayaan jamu berkualitas dan mutu yang terjamin di lingkungan masyarakat. Untuk mencapai jamu yang berkualitas, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021131000007 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2806Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2013 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2806Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Saintifikasi jamu adalah upaya pembudayaan jamu berkualitas dan mutu yang terjamin di lingkungan masyarakat. Untuk mencapai jamu yang berkualitas, standardisasi simplisia komponen jamu diperlukan. Simplisia jamu yang diuji adalah komponen jamu antihipertensi, yaitu: daun seledri, daun kumis kucing, dan herba pegagan yang diperoleh dari Bandung, Cirebon, dan Tasikmalaya. Pengujian meliputi penyiapan ekstraksi air dan standardisasi simplisia. Penyiapan ekstraksi air dilakukan dengan membuat infusa dan dekokta dari masing-masing simplisia kemudian dibuat menjadi empat campuran, lalu dilihat keberadaan endapan. Standardisasi simplisia meliputi pemeriksaan parameter spesifik dan non spesifik, serta uji kandungan kimia. Berdasarkan hasil pengujian, ketiga sampel simplisia tersebut dapat direbus secara bersamaan, namun tidak dianjurkan untuk dibuat serbuk. Sedangkan untuk pengujian standardisasi simplisia diperoleh hasil bahwa dari enam sampel, hanya sampel seledri asal Cirebon yang memenuhi banyak parameter seperti tertera di Farmakope Herbal Indonesia (2008) yaitu: kadar sari larut air 19,95%; kadar sari larut etanol 8,50%; kadar air 5,00%; susut pengeringan 11,00%.
Kata kunci: Saintifikasi jamu, standardisasi simplisia, penyiapan ekstraksi air -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






