Detail Cantuman

Image of Preferensi Ortodontis di Kota Bandung terhadap Prosedur Retraksi Gigi Anterior pada Perawatan Ortodonti (Penggunaan Temporary Anchorage Devices, Teknik Konvensional)

Thesis  

Preferensi Ortodontis di Kota Bandung terhadap Prosedur Retraksi Gigi Anterior pada Perawatan Ortodonti (Penggunaan Temporary Anchorage Devices, Teknik Konvensional)


BSTRAK
Pendahuluan: Beberapa teknik retraksi gigi anterior digunakan dalam perawatan
ortodonti. Retraksi dua tahap dan retraksi en ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    Th-947947 617.64 Wid PSekeloa (Ortodontik)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.64 Wid P
    Penerbit PPDGS Ortodontk FKG Unpad : FKG Sekeloa Unpad.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 102 hlm; ilus; 21x30cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160321180001
    Klasifikasi
    617.64
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • BSTRAK
    Pendahuluan: Beberapa teknik retraksi gigi anterior digunakan dalam perawatan
    ortodonti. Retraksi dua tahap dan retraksi en masse adalah dua teknik yang paling
    sering digunakan. Kontrol penjangkaran menentukan keberhasilan perawatan
    ortodontik. Metode tambahan penjangkaran dapat menggunakan berbagai alat
    seperti: transpalatal arch, headgear, elastik intermaksila, atau melibatkan gigi
    molar kedua. Temporary anchorage devices (TAD) merupakan metode alternatif
    untuk kontrol penjangkaran. Pilihan salah satu dari teknik retraksi bergantung
    pada pengetahuan, pengalaman dan preferensi ortodontis. Tujuan penelitian ini
    adalah untuk mengetahui preferensi ortodontis di kota Bandung terhadap prosedur
    retraksi gigi anterior. Metode: Survey cross sectional dilakukan dengan
    menyebarkan link Google Form berisi informed consent dan kuesioner yang
    terdiri dari 27 pertanyaan ke ortodontis di kota Bandung yang dipilih secara acak,
    kemudian dianalisis statistik secara deskriptif. Hasil: Penelitian melibatkan 41
    ortodontis di kota Bandung. Teknik retraksi dua tahap menjadi preferensi
    ortodontis di kota Bandung saat melakukan retraksi gigi anterior baik pada rahang
    atas dan rahang bawah dengan perbedaan yang cukup signifikan. Penggunaan
    TAD masih belum terlalu populer tetapi retraksi en masse satu tahap dengan TAD
    dianggap sebagai teknik retraksi yang paling jarang menyebabkan kehilangan
    penjangkaran dan paling efektif dalam efisiensi waktu oleh ortodontis di kota
    Bandung. Simpulan: Teknik retraksi gigi anterior pada rahang atas dan rahang
    bawah yang menjadi preferensi ortodontis di kota Bandung adalah retraksi dua
    tahap, diikuti oleh retraksi en masse satu tahap tanpa TAD dan retraksi en masse
    satu tahap dengan TAD.
    Kata kunci: Preferensi ortodontis, retraksi gigi anterior, temporary anchorage
    devices, teknik konvensional
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi