
Manuscript
Pelaksanaan Teknik Aseptik oleh Dokter Gigi di RSGM Unpad sebagai Upaya Preventif Infeksi Silang pada Masa Pandemi Covid-19
Pendahuluan: Kedokteran gigi merupakan bidang yang rawan terhadap terjadinya
infeksi silang. Munculnya wabah penyakit infeksi Covid-19 ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan OB1 - 278 278 611 Him P Jatinangor (Oral Biologi) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 611 Him PPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110180105Klasifikasi 611Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab SHIELA NURULHUDA HIMMATIE (Author) -
Pendahuluan: Kedokteran gigi merupakan bidang yang rawan terhadap terjadinya
infeksi silang. Munculnya wabah penyakit infeksi Covid-19 meningkatkan
kekhawatiran tenaga medis maupun pasien dalam penyebaran infeksi. Dokter gigi
merupakan profesi yang berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19 karena selama
perawatan menghasilkan banyak aerosol maupun droplet yang infeksius. Teknik
aseptik merupakan semua prosedur yang dilakukan untuk mencegah atau
meminimalisir risiko infeksi oleh mikroorganisme patogen pada pasien maupun
tenaga medis selama prosedur klinis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
gambaran pelaksanaan teknik aseptik oleh dokter gigi di RSGM Unpad sebagai
upaya preventif infeksi silang pada masa pandemi Covid-19. Metode: Jenis
penelitian ini adalah deskriptif. Sampel diambil menggunakan teknik accidental
sampling pada bulan Agustus-November 2022 yang terdiri dari 51 dokter gigi di
RSGM Unpad yang memenuhi syarat untuk menjadi responden. Penelitian
dilakukan dengan metode survey menggunakan kuesioner yang berisi 32
pertanyaan mengenai tindakan teknik aseptik yang harus dilakukan oleh dokter gigi
di fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut saat sebelum dan selama masa
pandemi Covid-19. Hasil: Penggunaan masker bedah (92,2%), surgical scrub
(86,3%), masker N95 (82,4%) termasuk kategori baik. Penerapan lima momen
kebersihan tangan (70,6%), skrining Covid-19 (62,7%), desinfeksi seluruh
permukaan dental unit dan benda di meja dental (60,8%), penggunaan
goggle/faceshield (70,6%), hazmat (68,6%), dan shoe cover/sepatu boots (60,8%)
termasuk kategori cukup baik. Penggunaan rubber dam (7,8%), sarung tangan
double (43,1%), dan penerapan flushing DUWL dan handpiece setiap pergantian
pasien (45,1%) termasuk kategori kurang. Simpulan: Pelaksanaan teknik aseptik
standar maupun teknik aseptik tambahan pada masa pandemi Covid-19 secara
keseluruhan telah dilakukan dengan baik oleh sebagian besar dokter gigi di RSGM
Unpad.
Kata kunci: pencegahan infeksi silang, teknik aseptik, Covid-19 -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






