Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Perkembangan Persepsi dan Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Teledentistry (Scoping Review)


Pendahuluan: Teledentistry merupakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut
yang memberikan konsultasi, bimbingan, atau pendidikan secara jarak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    IKM1 - 277277 614 Boa PJatinangor (IKM)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    614 Boa P
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110180101
    Klasifikasi
    614
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Teledentistry merupakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut
    yang memberikan konsultasi, bimbingan, atau pendidikan secara jarak jauh
    dengan menggunakan teknologi informasi. Tujuan penelitian ini adalah
    mengetahui perkembangan persepsi dan pengetahuan dokter gigi terhadap
    konsep teledentistry. Metode: Tinjauan pustaka menggunakan metode scoping
    review berdasarkan Joanna Briggs Institute. Penapisan dan pemilihan artikel
    dilakukan menggunakan Preffered Reporting Items of Systematic Review dan
    Meta-Analysis Scoping Review (PRISMA-Scr). Pencarian artikel melalui
    database PubMed, Science Direct, dan EBSCOHost dengan kata kunci dan
    kriteria inklusi, hand searching, serta melihat daftar referensi artikel yang
    dipilih. Hasil : Terdapat 23 artikel yang dianalisis sesuai kriteria inklusi dan
    eksklusi. Sembilan artikel membahas tentang persepsi dokter gigi terhadap
    teledentistry dan lima belas artikel membahas tentang pengetahuan dokter
    gigi terhadap teledentistry. Terdapat perbedaan pada persepsi dokter gigi
    terhadap kemampuan teledentistry dalam mengurangi antrian pasien,
    mengurangi biaya operasional praktik, kunjungan tambahan untuk
    pengambilan foto, dan biaya tambahan dikeluarkan untuk pengadaan
    sarana/peralatan untuk teledentistry. Tiga artikel (2015-2016) menyatakan
    mayoritas dokter gigi tidak mengetahui atau memiliki sedikit pengetahuan
    tentang teledentistry. Sembilan artikel yang dipublikasikan pada masa
    pandemi menyatakan mayoritas dokter gigi memiliki pengetahuan tentang
    teledentistry. Simpulan : Penelitian ini menemukan adanya perubahan pada
    persepsi dokter gigi terhadap teledentistry, yakni kemampuan teledentistry
    dalam mengurangi antrian pasien, mengurangi biaya operasional praktik,
    perlunya kunjungan tambahan untuk pengambilan foto, dan biaya tambahan
    dikeluarkan untuk pengadaan sarana/peralatan untuk teledentistry. Tingkat
    pengetahuan dokter gigi tentang teledentistry meningkat pada masa pandemi
    COVID-19.
    Kata kunci: persepsi, pengetahuan, dokter gigi, teledentistry
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi