Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Perbedaan Densitas Jaringan Dentin Pada Tindakan Remineralisasi Menggunakan Sediaan NaF, CPP-ACP, dan Karbonat Apatit Secara In Vitro


Pendahuluan: Perawatan remineralisasi dentin bertujuan untuk memulihkan
fungsi jaringan yang terganggu. Salah satu penilaian efektivitas suatu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    IKG1 - 270270 617.63 Gra PJatinangor (Konservasi Gigi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.63 Gra P
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110180070
    Klasifikasi
    617.63
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Perawatan remineralisasi dentin bertujuan untuk memulihkan
    fungsi jaringan yang terganggu. Salah satu penilaian efektivitas suatu perawatan
    remineralisasi dapat dilihat dari densitas mineral jaringan. Perawatan remineralisasi
    dilakukan dengan menggunakan bahan remineralisasi diantaranya adalah NaF.
    CPP-ACP, dan karbonat apatit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
    kemampuan remineralisasi bahan NaF, CPP-ACP, dan karbonat apatit serta
    membandingkan perbedaan densitas jaringan dentin pada tindakan remineralisasi
    menggunakan ketiga bahan tersebut sehingga dapat mengetahui bahan yang terbaik.
    Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental murni. Total sampel
    adalah 30 akar gigi. Demineralisasi sampel menggunakan larutan asam sitrat 1%
    selama 24 jam. Sampel terbagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan bahan
    remineralisasi yang digunakan yaitu NaF, CPP-ACP, dan karbonat apatit yang
    dioleskan dan dibiarkan selama 4 menit, dan tindakan remineralisasi diulang selama
    28 hari. Densitas sampel diukur menggunakan radiografi periapikal dan dianalisis
    menggunakan software image-J. Uji statistik dilakukan dengan menggunakan
    software SPSS. Hasil: Rata-rata densitas setelah demineralisasi A 2,966%, B
    2,635%, dan C 3,059%. Rata-rata setelah remineralisasi kelompok A 3,048%, B
    3,004%, dan C 3,219%. Pada uji t berpasangan densitas setelah demineralisasi dan
    setelah remineralisasi setiap kelompok menunjukkan perubahan yang signifikan.
    Uji ANOVA pada densitas setelah remineralisasi setiap kelompok menunjukkan
    perbedaan yang tidak signifikan. Simpulan: Bahan NaF, CPP-ACP, dan karbonat
    apatit mampu meremineralisasi dentin. Tidak terdapat perbedaan hasil densitas
    jaringan dentin setelah remineralisasi menggunakan ketiga bahan tersebut,
    sehingga semua bahan remineralisasi dinilai memiliki kemampuan yang sama
    untuk meremineralisasi dentin.
    Kata Kunci: Remineralisasi, densitas dentin, NaF, CPP-ACP, karbonat apatit
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi