
Manuscript
Prevalensi karies molar dua berdasarkan klasifikasi ICDAS ICCMS terkait impaksi molar tiga rahang bawah di RSGM Universitas Padjadjaran
Pendahuluan: Gigi impaksi merupakan gigi yang gagal erupsi ke dalam lengkung
gigi pada waktu tertentu dan paling sering terjadi pada gigi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan IBM1 - 254 254 617.605 Zah P Jatinangor (Ilmu Bedah Mulut) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 617.605 Zah PPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110180075Klasifikasi 617.605Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NAJMAH SHAFA ZAHIRAH (Author) -
Pendahuluan: Gigi impaksi merupakan gigi yang gagal erupsi ke dalam lengkung
gigi pada waktu tertentu dan paling sering terjadi pada gigi molar tiga rahang
bawah. Gigi molar tiga yang mengalami impaksi sering menyebabkan variasi
patologi, salah satunya karies gigi pada gigi molar dua. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui prevalensi karies molar dua berdasarkan klasifikasi
ICDAS ICCMS terkait impaksi molar tiga rahang bawah. Metode: Jenis penelitian
ini adalah observasional deskriptif, dengan metode cross-sectional. Sampel terdiri
dari 3.231 foto panoramik pasien dengan impaksi molar tiga rahang bawah di
RSGM Universitas Padjadjaran Bandung periode 2018-2021. Impaksi molar tiga di
analisis berdasarkan klasifikasi Winter serta Pell dan Gregory, karies molar dua
dianalisis berdasarkan klasifikasi ICDAS ICCMS pada foto panoramik untuk
menentukan prevalensi karies pada molar dua disertai impaksi molar tiga rahang
bawah. Hasil: Prevalensi karies molar dua sebanyak 53,70%, karies ditemukan
lebih banyak pada pasien laki-laki (58,81%) dan kelompok usia >65 tahun
(62,16%). Karies ditemukan paling banyak bersama dengan impaksi molar tiga
bawah angulasi horizontal 63,02%, kelas II 47,36%, posisi B 44,37%. Berdasarkan
keparahan karies, usia >65 tahun lebih banyak ditemukan sudah mencapai tahap
extensive (RC 5-6) 29,73%, sedangkan usia 18-25 tahun lebih banyak ditemukan
tanpa karies (sound) 62,65%. Simpulan: Prevalensi karies pada molar dua disertai
gigi impaksi molar tiga rahang bawah ditemukan sebanyak 53,70%. Pasien lakilaki, kelompok usia >65 tahun, impaksi angulasi horizontal, kelas II, dan posisi B
menunjukkan persentase yang lebih tinggi dan keparahan karies yang berbeda. Usia
pasien, jenis kelamin, angulasi, kelas, dan posisi gigi impaksi molar tiga rahang
bawah yang berbeda dapat menunjukkan perbedaan jumlah kasus karies, serta akan
memberikan tingkat keparahan karies yang berbeda.
Kata kunci: Impaksi molar tiga rahang bawah, karies molar dua rahang bawah,
prevalensi, ICDAS ICCMS -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






