Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Hydroxyapatite Sebagai Material Bone Graft Penunjang Perawatan Implan Gigi: Rapid Review


Pendahuluan: Penempatan implan setelah kehilangan gigi dapat
mempertahankan kondisi tulang dari resorpsi. Bone graft digunakan untuk

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    IBM1 - 245245 617.605 Dja HJatinangor (Ilmu Bedah Mulut)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.605 Dja H
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110180147
    Klasifikasi
    617.605
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Penempatan implan setelah kehilangan gigi dapat
    mempertahankan kondisi tulang dari resorpsi. Bone graft digunakan untuk
    mendapatkan kualitas dan kuantitas tulang alveolar yang adekuat untuk menunjang
    implan gigi. Hydroxyapatite merupakan biomaterial bone graft sintetis utama yang
    memiliki komposisi dan struktur mirip dengan tulang asli. Biomaterial
    hydroxyapatite telah banyak diteliti dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengetahui perkembangan keberhasilan penggunaan hydroxyapatite sebagai
    pilihan material bone graft penunjang perawatan implan gigi. Metode: Penulisan
    ini menggunakan metode rapid review yang mengacu pada penyederhanaan
    systematic literature review dengan kerangka penulisan PICO berdasarkan
    Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analysis (PRISMA).
    Pencarian artikel dilakukan melalui basis data Science Direct, PubMed, Google
    Scholar, SAGE Journals, dan Cochrane Library. Hasil: Terdapat 11 artikel
    mengenai penggunaan hydroxyapatite dalam perawatan implan gigi yang
    memenuhi kriteria inklusi, yang terdiri dari balok interconnected porous
    hydroxyapatite ceramic (IP-CHA); nanoconstructed carbonated hydroxyapatite
    (C-HA); komposit hydroxyapatite/collagen (HAp/Col); hydroxyapatite berpori;
    hydroxyapatite berpori bersama rhBMP-2 dan membran kolagen; balok
    hydroxyapatite berpori dari metode replikasi spons; nano hydroxyapatite (nHA)
    dari sintesis cangkang kulit telur bersama membran platelet-rich fibrin (PRF); 3Dprinted HA granular bersama membran kolagen;
    nHA yang digunakan dengan membran kolagen; nHA yang disinter; dan nHA yang
    digunakan bersama PRF dan amniotic membrane (AM). Pertumbuhan jaringan
    tulang diobservasi melalui analisis histologis dan histomorfometri; pencitraan
    scanning electron microscope (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), FourierTransform Infrared (FTIR), Cone Beam Computed Tomography (CBCT), CTScan; dan nilai ISQ. Simpulan: Penulisan ini menunjukkan keberhasilan material
    hydroxyapatite secara klinis menunjang implan gigi dengan stabil karena
    osseointegrasi yang baik antara tulang dan implan, pertumbuhan tulang, dan
    penambahan ketebalan tulang, yang dipengarui oleh morfologi dan komposisi
    material yang digunakan.
    Kata kunci: Hidroksiapatit, bone graft, implan gigi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi