Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Sensitivitas Bakteri Streptococcus oralis ATCC 6249 dan Streptococcus sanguinis ATCC 10556 terhadap Sefadroksil dan Metronidazol


Pendahuluan: Abses dentoalveolar atau abses periapikal merupakan kumpulan nanah
yang terlokalisasi pada bagian tulang alveolar apeks akar ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    OB1 -241241 611 Cla SJatinangor (Oral Biologi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    611 Cla S
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110180124
    Klasifikasi
    611
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Abses dentoalveolar atau abses periapikal merupakan kumpulan nanah
    yang terlokalisasi pada bagian tulang alveolar apeks akar gigi, penyebabnya adalah infeksi
    akibat masuknya bakteri dari lesi karies, trauma, kegagalan perawatan saluran akar, atau
    poket periodontal yang mengandung bakteri polimikrobial. Salah satu bakteri yang paling
    banyak ditemukan pada abses periapikal adalah kelompok bakteri Streptococcus viridans,
    yang didalamnya termasuk Streptococcus oralis dan Streptococcus sanguinis. Penggunaan
    antibiotik diperlukan untuk membatasi penyebaran infeksi bakteri, namun seiring
    berjalannya waktu, penggunaan antibiotik yang tidak tepat mengakibatkan perkembangan
    resistensi bakteri sehingga antibiotik menjadi tidak efektif dan infeksi akan terus berlanjut.
    Penelitian ini akan menguji sensitivitas dua bakteri dominan pada abses periapikal dalam
    sediaan ATCC terhadap sefadroksil dan metronidazol sebagai dua antibiotik yang
    direkomendasikan untuk abses periapikal saat ini. Metode: Jenis penelitian yang
    digunakan adalah eksperimental murni secara in-vitro dengan metode mikrodilusi dan
    pengukuran derajat kekeruhan dengan spektrofotometer sehingga diperoleh nilai KHM dan
    nilai KBM. Hasil: Bakteri Streptococcus oralis ATCC 6249 dan Streptococcus sanguinis
    ATCC 10556 sensitif terhadap sefadroksil dengan nilai KHM sefadroksil terhadap
    Streptococcus oralis 0.98 µg/mL dan nilai KHM sefadroksil terhadap Streptococcus
    sanguinis 7.81 µg/mL dan kedua bakteri resisten terhadap metronidazol, dengan nilai KHM
    metronidazol terhadap Streptococcus oralis dan Streptococcus sanguinis 500 µg/mL.
    Simpulan: Bakteri Streptococcus oralis ATCC 6249 dan Streptococcus sanguinis ATCC
    10556 sensitif terhadap sefadroksil sebagai salah satu terapi untuk abses periapikal dengan
    nilai KHM dan KBM masih dalam batas sensitif, namun kedua bakteri resisten terhadap
    metronidazol.
    Kata kunci: Streptococcus oralis, Streptococcus sanguinis, sefadroksil, metronidazol,
    KHM, KBM
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi