Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Persepsi Dokter Gigi terhadap pemanfaatan Teleforensicdentistry dalam Fase Antemortem Disaster Victim Identification Procedure di Indonesia


Pendahuluan: Teledentistry menawarkan manfaat dalam berbagai bidang ilmu kedokteran gigi termasuk
odontologi forensik yang memiliki peranan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    For1 - 239239 614.1 Sha PJatinangor (Forensik)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    614.1 Sha P
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110180119
    Klasifikasi
    614.1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Teledentistry menawarkan manfaat dalam berbagai bidang ilmu kedokteran gigi termasuk
    odontologi forensik yang memiliki peranan penting dalam fase antemortem prosedur identifikasi korban
    bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dokter gigi terhadap pemanfaatan
    teleforensicdentistry serta kelebihan dan keterbatasannya dalam fase antemortem disaster victim
    identification procedure (DVI) di Indonesia. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan
    pendekatan cross-sectional. Populasi adalah dokter gigi yang pernah mengikuti aktivitas pengabdian
    masyarakat untuk identifikasi korban bencana dari tahun 2011 hingga 2021. Didapatkan 19 sampel
    penelitian yang diperoleh dengan total sampling. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner Google
    Form yang telah diuji validitasnya dengan uji korelasi Pearson dan reliabilitasnya dengan nilai Alpha
    Cronbach. Kuesioner mengukur persepsi dokter gigi terhadap pemanfaatan teleforensicdentistry dalam fase
    antemortem DVI berdasarkan tiga indikator, yaitu pengalaman responden dalam menerapkan
    teleforensicdentistry, manfaat teleforensicdentistry dalam meningkatkan kinerja dan menjaga keamanan
    data antemortem. Hasil dianalisa secara deskriptif dan dinyatakan sebagai angka serta presentase dalam
    tabel. Hasil: Mayoritas responden sudah pernah mempelajari, memahami dan menerapkan teledentistry
    serta teleforensicdentistry (>68%). Lebih dari 80% responden menyetujui pemanfaatan
    teleforensicdentistry dapat meningkatkan kinerja terutama dalam mengurangi biaya dan waktu
    pengumpulan data antemortem termasuk saat terjadi situasi khusus (100%). Responden menyetujui
    pemanfaatan teleforensicdentistry dapat menjaga kerahasiaan data (84%) dan meminimalisir risiko
    kehilangan serta kerusakan data antemortem (95%). Simpulan: Mayoritas dokter gigi memiliki persepsi
    baik terhadap pemanfaatan teleforensicdentistry yang memiliki kelebihan untuk meningkatkan kinerja dan
    menjaga keamanan data. Akan tetapi, pemanfaatannya memiliki keterbatasan yaitu dokter gigi tetap harus
    datang ke lokasi bencana.
    Kata kunci: Forensic dentistry, teledentistry, disaster victim identification, Indonesia
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi