
Manuscript
Kasus penyakit mulut sebelum dan selama pandemi COVID-19 serta masa adaptasi kebiasaan baru di RSGM jawa barat
Pendahuluan : Berdasarkan data dari Riskesdas tahun 2018, penyakit mukosa di
rongga mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan IPM1 - 236 236 616.31 Nat K Jatinangor (Ilmu Penyakit Mulut (OM)) Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan -
Perpustakaan Fakultas Kedokteran GigiJudul Seri -No. Panggil 616.31 Nat KPenerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 160110180088Klasifikasi 616.31Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab RAYMOND NATHANIEL (Author) -
Pendahuluan : Berdasarkan data dari Riskesdas tahun 2018, penyakit mukosa di
rongga mulut merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan di
Indonesia. Jumlah kunjungan ke dokter gigi menurun saat pandemi COVID-19.
Beberapa rumah sakit gigi dan mulut (RSGM) masih menerima rujukan pasien
penyakit mulut di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk
menggambarkan kasus penyakit mulut sebelum dan selama pandemi, serta masa
adaptasi kebiasaan baru di rumah sakit gigi dan mulut. Metode : Penelitian ini
berjenis deskriptif observasional. Data diperoleh dari rekam medis pasien poliklinik
rawat jalan di 4 RSGM Jawa Barat. Hasil : Total kasus penyakit mulut yang
ditemukan berjumlah 1039 kasus dari 700 rekam medis. Tahun 2018 terdapat 227
kasus, tahun 2019 terdapat 295 kasus, tahun 2020 terdapat 151 kasus, dan tahun
2021 terdapat 366 kasus. Simpulan : Kasus penyakit mulut terbanyak sebelum
pandemi COVID-19 adalah mucocele, selama pandemi dan masa adaptasi
kebiasaan baru, kasus terbanyak adalah stomatitis.
Kata kunci: Kasus penyakit mulut, Pandemi COVID-19, Mucocele, Recurrent
aphthous stomatitis, Traumatic ulcer. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






