Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Uji Klinik Tablet Ekstrak Biji Pala (Myristica fragrans Houtt.) Terhadap Metabolisme Lipid Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2


Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemik dan dislipidemik yang merupakan hasil dari gangguan pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000147Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2896
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2896
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemik dan dislipidemik yang merupakan hasil dari gangguan pada sekresi insulin, resistensi insulin atau keduanya. Oleh karena itu dibutuhkan terapi antidiabetes dan antidislipidemik, sehingga akan sangat membantu jika terdapat obat yang mengatasi kedua masalah tersebut. Pada penelitian sebelumnya telah diketahui bahwa ekstrak biji pala memiliki aktivitas ganda, yaitu agonis Peroxisome Proliferator-Activated Receptors (PPAR), yaitu alfa dan gamma, sehingga dapat berperan sebagai antidiabetes dan antidislipidemik. Tablet ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt.) bebas miristisin dan safrol telah melalui uji pra klinik dan uji klinik fase 1. Hasil uji pra klinik dan uji klinik fase 1 menunjukkan aktifitas antidislipidemik dan antihiperglikemia sehingga aman untuk dikonsumsi. Pada penelitian ini dilakukan uji metabolisme lipid pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan parameter HDL dan trigliserida. Tablet esktrak biji pala (Myristica fragrans Houtt.) diberikan kepada pasien untuk dikonsumsi per oral 2 tablet sehari dengan dosis 150 mg/tab per hari selama 8 minggu. Pengukuran HDL dan trigliserida menggunakan alat Roche/Hitachi Modulator P-800 analyzer beserta alat-alat pendukungnya selama 8 minggu dengan M0 sebagai baseline. Data hasil percobaan dianalisis secara statistik dengan metode Analisis of Varians (ANOVA) Single factor. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada perbedaan yang bermakna, namun menurut hasil analisis klinis terdapat peningkatan kadar HDL dan penurunan kadar trigliserida pada pasien menandakan perbaikan kondisi dislipidemik pada 50% pasien.
    Kata kunci : Diabetes melitus, Myristica fragrans Houtt., Antidislipidemik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi