
Text
Penggambaran Fitur-Fitur Farmakofor Turunan Aspartil Dipertida sebagai Pemanis
Aspartam (L-alfa-aspartil-L-fenilalanin-1-metil ester) telah diketahui memiliki rasa manis. Turunan dari aspartil-dipeptida diketahui merupakan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000146 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2889Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2889Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Aspartam (L-alfa-aspartil-L-fenilalanin-1-metil ester) telah diketahui memiliki rasa manis. Turunan dari aspartil-dipeptida diketahui merupakan senyawa yang berpotensi sebagai pemanis (Laszlo Tarko et al., 2006). Pada penelitian ini dilakukan penggambaran fitur-fitur farmakofor dari turunan aspartil-dipeptida, agar dapat diketahui fitur-fitur farmakofor apa saja yang paling bertanggungjawab untuk memberikan rasa manis. Proses pemodelan farmakofor secara umum dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu meliputi pertama penyiapan data yang mencakup penggambaran 2D dengan ChemDraw Ultra, optimasi geometri dengan Hyperchem 7.0, Common Feature Generation Pharmacophore dengan perangkat lunak Discovery Studio, dan pembuatan training set. Kedua pharmacophore generation dengan 3D QSAR Pharmacophore, ketiga analisis data, dan yang keempat validasi model. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan gambaran fitur-fitur farmakofor yang bertanggungjawab memberikan rasa manis yaitu gugus hidroksi dan karbonil berperan sebagai hydrogen bond acceptor (HBA), gugus amina sekunder berperan sebagai hydrogen bond donor (HBD), gugus benzen dan metil berperan sebagai hydrophobic (HY), dan gugus amina sekunder berperan sebagai positive ionizable (PI).
Kata kunci: aspartam, aspartil-dipeptida, farmakofor, pemanis. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






