Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi-fraksi Kulit Batang Puspa (Schima wallichii Korth) Terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis Menggunakan Metode Mikrodilusi


Tumbuhan puspa (Schima wallichii Korth) merupakan salah satu tumbuhan tropis Indonesia dan termasuk tumbuhan pakan primata. Tumbuhan puspa banyak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000144Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2803
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2803
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tumbuhan puspa (Schima wallichii Korth) merupakan salah satu tumbuhan tropis Indonesia dan termasuk tumbuhan pakan primata. Tumbuhan puspa banyak digunakan dalam ramuan obat tradisional. Getah dari kulit batang puspa yang muda dapat digunakan untuk mengobati otitis dan mual. Dari beberapa penelitian mengenai tanaman puspa telah menunjukkan kulit batang puspa mempuyai aktivitas antioksidan terhadap radikal DPPH dan efek toksik terhadap larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi-fraksi kulit batang puspa (Schima wallichii Korth) terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol, fraksinasi dengan metode Ekstraksi Cair-cair menggunakan eluen etil asetet, n- heksan dan air. Pengujia aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode mikrodilusi pada berbagai konsentrasi ekstrak (1000
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi