
Text
Formulasi Sediaan Krim Anti Penuaan Dini dari Ekstrak Buah Mentimun (Cucumis sativus L.)
Buah mentimun (Cucumis sativus L.) dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku sediaan kosmetika. Senyawa flavonoid, karotenoid dan vitamin C ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021121000137 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2793Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2012 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2793Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Buah mentimun (Cucumis sativus L.) dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku sediaan kosmetika. Senyawa flavonoid, karotenoid dan vitamin C yang terkandung dalam ekstrak buah mentimun memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang dapat menghambat terjadinya penuaan dini pada kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak buah mentimun (Cucumis sativus L.) dan mendapatkan formulasi sediaan krim anti penuaan dini dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak yang stabil, efektif, dan aman dalam penggunaannya. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode Diphenylpicrylhydrazyl (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa esktrak buah mentimun (Cucumis sativus L.) memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 621.84 ppm dan dapat diformulasi dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak yaitu 0.13%, 0.39% dan 0.65%. Kemudian dilakukan uji stabilitas fisik meliputi organoleptis, pH, viskositas, ukuran globul, dan sentrifugasi selama 28 hari penyimpanan pada suhu 8?C, 25?C, dan 40?C. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sediaan krim anti penuaan dini yang dihasilkan memiliki stabilitas fisik yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan dan efektivitas sediaan krim terbaik terdapat pada konsentrasi 0.65% yang memberikan perubahan terhadap kelembaban kulit serta tidak mengiritasi kulit sehingga aman untuk digunakan.
Kata kunci : Antioksidan, Buah mentimun, DPPH, Krim. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






