Detail Cantuman

No image available for this title

Manuscript  

Pengaruh Konsumsi Makanan Pedas Mengandung Capsaicin Terhadap Risiko Kanker Mulut : A Scoping Review


Pendahuluan: Kanker rongga mulut (KRM) menjadi salah satu permasalahan karena tingkat
mortalitas yang tinggi, angka sintasan yang rendah dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    OB1 - 125125 611 Tak PJatinangor (Oral Biologi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
  • Perpustakaan
    Fakultas Kedokteran Gigi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    611 Tak P
    Penerbit FKG Unpad : FKG UNPAD JATINANGOR.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    160110170127
    Klasifikasi
    611
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Kanker rongga mulut (KRM) menjadi salah satu permasalahan karena tingkat
    mortalitas yang tinggi, angka sintasan yang rendah dan jumlah kasus baru yang selalu meingkat
    setiap tahunnya. Penyebab KRM bersifat multifaktorial, salah satunya adalah gaya hidup yang
    termasuk di dalamnya pola makan. Makanan pedas merupakan makanan yang terbuat dari cabai
    yang mengandung capsaicin dan memberikan sensasi rasa terbakar. Capsaicin merupakan zat aktif
    yang bertanggung jawab atas rasa pedas. Hingga saat ini pengaruh konsumsi capsaicin terhadap
    resiko kanker rongga mulut masih bersifat kontroversial. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa
    capsaicin bersifat kemopreventif tapi penelitian lain memperlihatkan bahwa capsaicin bersifat
    karsinogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh konsumsi
    makanan pedas yang mengandung capsaicin dengan risiko kanker rongga mulut, apakah capsaicin
    lebih bersifat kemopreventif atau karsinogen.
    Metode: Pencarian artikel menggunakan kata kunci OSCC AND capsaicin AND oral cancer AND
    carcinogen AND chemopreventive, dilakukan melalui database Pubmed, Science Direct, EBSCOhost,
    Google Scholar. Kriteria inklusi artikel: dipublikasikan dalam rentang tahun 2011-2021; berbahasa
    Inggris; dan terdapat naskah artikel lengkap; selanjutnya disesuaikan dengan kerangka PICO
    (Population, Intervention, Comparison, Outcome).
    Hasil : Ditemukan empat artikel yang membahas mengenai capsaicin dan KRM, yang di
    pubikasikan rentang tahun 2011-2021. Empat artikel membahas capsaicin maupun capsazepine
    (capsaicin sintetik) dan analognya menujukkan efek sitotoksik terhadap sel KRM baik secara in vitro
    maupun in vivo. Aktivitas sitotoksik capsaicin, capsazepin maupun analognya bervariasi tergantung
    pada dosisnya. Jalur induksi apoptosis zat-zat tersebut antara lain melalaui aktivasi TRPV1,
    peningkatan ROS, peningkatan permeabilitas membran mitokondria dan peningkatan ekspresi
    protein BCL-2
    Simpulan: Makanan yang mengandung capsaicin, capsazepine dan analognya lebih
    bersifat chemopreventive (mencegah) resiko terjadinya KRM karena dapat menginduksi apoptosis
    pada sel KRM baik secara in vitro maupun in vivo.
    Kata kunci: Capsaicin, oral cancer, carcinogen, chemopreventive, OSCC.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi