Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Formulasi Facial Wash Antijerawat dari Ekstrak Etanol Daun Kapuk (Ceiba pentandra L.) dan Uji Aktivitas Antibakterinya


Jerawat adalah kondisi klinis kulit yang ditandai tersumbatnya pori?pori kulit, pembentukan komedo dan reaksi inflamasi yang disertai nanah, terutama ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021121000131Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2775
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2775
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Jerawat adalah kondisi klinis kulit yang ditandai tersumbatnya pori?pori kulit, pembentukan komedo dan reaksi inflamasi yang disertai nanah, terutama di daerah hidung, dahi, pipi, dagu, punggung, dan tubuh. Banyaknya resistensi bakteri penyebab jerawat terhadap berbagai antibiotik menjadi dasar pencarian bahan alam sebagai antijerawat alternatif, antara lain dari daun tumbuhan kapuk (Ceiba pentandra L.). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula sediaan facial wash antijerawat dari ekstrak etanol daun kapuk yang efektif terhadap terhadap bakteri penyebab jerawat dan stabil dalam penyimpanan. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan bahan dan determinasi tumbuhan, ekstraksi tumbuhan, pemeriksaan parameter ekstrak, penapisan fitokimia ekstrak, analisis profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) ekstrak, uji aktivitas antibakteri ekstrak, penentuan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) ekstrak, formulasi sediaan facial wash dengan variasi konsentrasi ekstrak, pengujian kualitas fisik sediaan facial wash, uji aktivitas antibakteri sediaan facial wash dan uji banding aktivitas antibakteri sediaan facial wash terhadap ekstrak. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ekstrak etanol daun kapuk memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis ATTC 12228 dan Propionibacterium acnes isolat klinik, dengan nilai KHTM berturut-turut sebesar 0,125% dan 0,063%. Ekstrak ini mempunyai rendemen sebesar 9,135% dan paling sedikit mengandung tujuh senyawa kimia dari golongan alkaloid, polifenol, tanin, flavonoid, monoterpenoid, seskuiterpenoid serta kuinon. Sediaan facial wash diformulasi menggunakan basis F3 (konsentrasi Texapon
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi